100 Ribu Unit Rusun Subsidi Bakal Dibangun di Meikarta

Detik Pagi

100 Ribu Unit Rusun Subsidi Bakal Dibangun di Meikarta

Trypama Randra - detikProperti
Kamis, 22 Jan 2026 07:58 WIB
Jakarta -

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memprioritaskan pembangunan rumah susun (rusun) subsidi tahun ini. Ia mengatakan lokasi pertama rusun itu di Meikarta, Cikarang.

"Titik pertama, saya berani menyampaikan sesudah clearance dari KPK, dari Mas Budi (Juru Bicara KPK Budi Prasetyo) dan dari pimpinan KPK bahwa tidak ada masalah secara hukum untuk di Meikarta untuk dimulai pembangunan rumah susun subsidi," kata Ara di Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Ara sudah memastikan status hukum lahan di Meikarta aman untuk dibangun rusun subsidi. Ia pun akan memastikan izin dan peraturan pembangunan rusun tersebut ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Besok jam 2 saya sudah ketemu Pak Dedi Mulyadi di Bandung karena saudara tahu ada kebijakan-kebijakan yang perlu saya diskusikan sama Pak Dedi Mulyadi.

Bakal Dibangun 100 Ribu Unit

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan target pembangunan rusun subsidi di Meikarta sebanyak 100 ribu unit.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut pihak Meikarta sudah menyiapkan tanah clean and clear. Penerbitan SHGB sudah hampir 99,9 persen atau tinggal sedikit lagi penyelesaiannya.

"100.000 unit itu kan target nanti yang pembangunan unit di Meikarta itu di dua lokasi ya dengan total lahan 20 hektare itu," kata Heru.

Untuk unitnya, terdapat dua opsi desain. Ada unit tipe satu kamar tidur seluas 25 meter persegi. Opsi lain adalah unit tipe 2 kamar tidur seluas 37 meter persegi.

Harga jual rusun masih diperhitungkan. Angkanya akan disesuaikan dengan indeks kemahalan konstruksi untuk hunian.

Lahan Meikarta Buat Rusun Subsidi Clean & Clear

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan lahan Meikarta tidak termasuk objek sitaan KPK. Mengingat, sebelumnya sempat ada kasus suap terkait izin pembangunan Meikarta.

"Kaitannya dengan hal perkara yang pernah KPK tangani, yaitu suap izin pembangunan Meikarta, bahwa perkara tersebut sudah inkrah, dan memang dalam perjalanan penyidikannya, KPK tidak melakukan penyitaan terhadap satu unit pun rumah susun Meikarta," ucap Budi saat jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Status lahan tersebut clean and clear sehingga KPK mendukung penggunaannya untuk membangun rusun subsidi. Pihaknya pun akan ikut mengawasi pembangunan rusun agar sesuai peraturan.

Selain itu KPK meminta kepada Menteri Ara agar bisa memastikan proses perizinan hingga pengadaan barang dan jasa dalam proses pembangunan rusun subsidi di lahan Meikarta nantinya bersih atau tidak melanggar aturan.

"Tentu KPK juga mewanti. Jadi dari awal, kalau tadi Pak Menteri menyampaikan bagaimana kita menciptakan ekosistem ini bisa betul-betul bersih, maka pada aspek perizinannya ini harus betul-betul firm. Jadi tadi sudah disampaikan juga rencana bertemu dengan pemerintah daerah begitu ya, itu juga harus menjadi poin memastikan bahwa perizinan ini nanti betul-betul clear," terang Budi.

Selain perizinan, Budi juga menyampaikan ketika program pembangunan rusun subsidi tersebut sudah berjalan maka untuk pengadaan barang dan jasa pun tetap harus dilakukan sesuai aturan.

"Yang ketiga bagaimana kemudian distribusinya, termasuk soal subsidi, itu juga harus clear sehingga nanti pada saat pertanggungjawabannya juga bisa disampaikan secara kredibel," ujar Budi.

Untuk diketahui, Meikarta sempat terseret kasus isu suap yang ditangani KPK. Permasalahan ini diawali dari mantan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin yang terlibat kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta.

Awalnya, Lippo Group hendak membangun kota mandiri Meikarta di Kabupaten Bekasi. Untuk memuluskan perizinan, perusahaan melakukan berbagai cara, termasuk menyuap pejabat Pemkab Bekasi.

KPK mengendus langkah haram tersebut dan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2018. Akhirnya sejumlah nama ditahan dan diproses ke pengadilan.

Saksikan pembahasan selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Kamis (22/1/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

(vrs/vrs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads