Syarat Tinggal di Rusun yang Biaya Sewanya Cuma Rp 2.000 per Hari

Syarat Tinggal di Rusun yang Biaya Sewanya Cuma Rp 2.000 per Hari

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 14 Jan 2026 08:45 WIB
Gedung Rusunawa I di Tebing Tinggi, Sumatera Utara yang harga sewanya Rp 2.000 per hari atau Rp 60.000 per bulan.
Gedung Rusunawa I di Tebing Tinggi, Sumatera Utara yang harga sewanya Rp 2.000 per hari atau Rp 60.000 per bulan. Foto: Agtriza Rizki Harahap
Jakarta -

Di Kelurahan Kelurahan Tebing Tinggi, Sumatera Utara masih ada tempat tinggal dengan biaya sewa yang sangat murah, yakni Rp 60.000 per bulan atau jika dihitung Rp 2.000 per hari. Ini merupakan fenomena langka karena di wilayah lain, seperti Jakarta sudah mustahil mendapatkan rumah sewa dengan harga semurah itu.

Tempat tinggal ini bernama rumah susun sewa (rusunawa) I yang berada di Jalan Syech Beringin. Gedung ini terdiri dari 5 lantai, di mana tiap lantai terdiri dari 24 unit yang dihuni oleh KK berbeda-beda.

Tipe rumah yang disediakan adalah sekitar 24 meter persegi yang di dalamnya terdapat 1 kamar tidur, dapur, area menjemur, kamar mandi, dan ruang tamu. Di lantai dasar terdapat area untuk membuka usaha, kantor pengelola, dan lahan parkir yang luas tanpa dikenakan biaya parkir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghuni Rusunawa I Tebing Tinggi hanya perlu membayar uang sewa, biaya air, dan token listrik yang berbeda-beda tiap rumah. Tidak ada iuran untuk keamanan, sampah, hingga parkir.

Lantas, gimana caranya agar bisa menyewa di Rusunawa I Tebing Tinggi ini?

ADVERTISEMENT

Menurut salah satu penghuni rusun yang sudah 10 tahun tinggal di sana, Agtriza Rizki Harahap, persyaratan utama untuk menjadi penghuni adalah sudah menikah dan memiliki KTP berdomisili Sumatera Utara. Sebab, kedua hal tersebut nantinya akan dimintai buktinya. Berikut beberapa berkas dan perlengkapan yang harus disiapkan.

1. Kartu Keluarga

2. KTP suami dan istri

3. Buku nikah

4. Pas foto ukuran 3x4 cm,

5. Surat keterangan belum memiliki rumah

6. Materai

Seluruh pengajuan harus diserahkan langsung ke kantor yang berada di lantai dasar Gedung Rusunawa I. Menurut pengalaman Atri, setelah berkas pengajuannnya diterima, ia langsung diarahkan untuk melihat rusun yang tersedia dan masih kosong.

Saat ini, ada beberapa unit rusun yang kosong dan bisa dihuni maupun memang sengaja kosong karena sudah rusak akibat atap bocor, kerusakan pada pintu, atau masalah instalasi listrik.

"Sembilan yang terisi (rumah yang ditempati di lantai 5 di bloknya). Ini kayaknya di ujung sana ada mau satu mau masuk. (Berarti masih ada unit yang kosong dan bisa dihuni?) Ada," kata Atri kepada detikcom pada Selasa (13/1/2026).

Ia mengatakan seluruh unit di lantai 5 mendapat harga sewa terendah, yakni Rp 60.000 per bulan. Masing-masing lantai memiliki harga sewa berbeda-beda dengan selisih Rp 15.000.

Deretan hunian dimulai dari lantai 2, di mana harganya juga paling tinggi, yakni Rp 105.000. Lalu, lantai 3 biaya sewanya Rp 90.000, lantai 4 sebesar Rp 75.000, dan lantai 5 sebesar Rp 60.000.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads