Pasangan muda asal Texas, Lexi Newkirk dan suaminya Diego mencuri perhatian karena bangun rumah dari kontainer truk. Uniknya, rumah yang mereka buat ini pengeluaran bulanannya lebih hemat dari segi listrik dan juga air. Padahal rumah itu dirancang sama seperti rumah konvensional pada umumnya.
Melansir The Sun, Rumah unik ini dibangun dari dua kontainer truk dengan luas sekitar 624 kaki persegi. Kontainer truk, disusun menjadi rumah yang memiliki 2 lantai. Meski ukurannya relatif kecil, hunian ini dirancang fungsional dan nyaman, lengkap dengan tangga spiral, dek atap, serta pemandangan langit yang terbuka.
Rancangan itu berhasil menuai sorotan publik karena dianggap unik dan keren. Pemilik mengungkapkan bahwa dirinya sejak awal tidak menginginkan rumah konvensional. Ia dan suaminya juga tidak ingin mengeluarkan biaya besar untuk memiliki rumah tradisional di lingkungan perumahan umum.
"Kami tidak menginginkan rumah yang seragam atau jalan yang tradisional," ujar Lexi dikutip melalui The Sun.
Karena tinggal di rumah kontainer ini, gaya hidup mereka juga jadi lebih hemat. Cicilan hipotek dan tagihan bulanan juga menyesuaikan dengan musim. Hematnya biaya itu berkat konsumsi air dan listrik yang kecil, serta skema hipotek yang tidak seperti rumah konvensional pada umumnya.
Pasangan ini membeli lahan seluas 12,5 hektar di Texas Hill Country, wilayah dengan harga tanah berkisar $12.000 hingga $20.000 atau Rp 200 juta - 334 juta (kurs Rp 16.720) per hektar. Kemudian, kontainer truk yang menjadi struktur utama rumah mereka, dibeli dari pemasok lokal dengan harga sekitar $5.500 atau Rp 91 juta.
Sebagian besar proses pembangunan dikerjakan oleh mereka sendiri, mulai dari pemasangan rangka, insulasi, desain interior, hingga pengecatan. Sementara itu, pekerjaan teknis seperti instalasi pipa dan listrik ditangani oleh tenaga profesional untuk memastikan keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah Unik dari Kontainer Truk. Foto: Lexi Newkirk via Instagram @lexi.newkirk |
Meski demikian, pemilik rumah unik itu mengakui bahwa dalam proses pembangunan rumah kontainer tidak seperti yang dibayangkan. Banyak elemen rumah harus dibuat khusus agar sesuai dengan ukuran kontainer, mulai dari insulasi hingga tata letak ruang. Karena hal itu, biaya yang dikeluarkan untuk material dan proyek juga cukup banyak.
Berdasarkan unggahan video house tour yang dilihat detikProperti melalui instagram @lexi.newkirk, rumah ini disusun dengan menumpuk kontainer truk secara melintang untuk membuat lantai satu dan dua. Bagian fasad tidak diubah, masih memperlihatkan dua box kontainer truk. Bagian luar dilengkapi tangga untuk akses area luar langsung ke lantai dua.
Tak hanya hemat di biaya bulanan, rumah ini juga hemat dari segi penataan ruang. Tiap ruangan dalam rumah, dibuat minimalis namun tetap fungsional.
Begitu masuk di lantai satu, langsung terdapat dapur yang interior dan fungsinya sama dengan rumah konvensional pada umumnya. Terdapat kulkas, kompor elektronik, wastafel, meja dan rak kabinet, serta peralatan dapur lainnya.
Terdapat juga ruang tamu yang dilengkapi dengan televisi menempel pada dinding, AC, kipas angin, dua sofa berukuran cukup besar, meja, dan hiasan tanaman dalam ruangan. Pada ruang tamu, terdapat jendela kaca yang memperlihatkan pemandangan ke halaman rumah.
Di lantai satu juga terdapat toliet yang dalamnya juga terdapat toilet dan wastafel. Rumah ini juga memiliki ruang laundry dengan dua mesin cuci berukuran sedang, lengkap dengan gantungan baju. Di ruang laundry terdapat tangga spiral yang menghubungkan lantai satu dan dua.
Di lantai dua difungsikan sebagai kamar tidur. Dalam kamar terdapat ranjang berukuran besar, lengkap dengan meja nakas, AC, kipas angin, dan televisi. Lantai dua juga memiliki kamar mandi utama yang cukup mewah. Di dalamnya terdapat shower room, bathtub, rak penyimpanan, serta dua wastafel yang dilengkapi dengan dua cermin.
Kamar Mandi Utama Rumah Kontainer. Foto: Lexi Newkirk via Instagram @lexi.newkirk |
Rumah ini mempunyai ventilasi dan sirkulasi udara yang maksimal. Hal itu terlihat dari banyaknya jendela besar di setiap ruangan. Selain itu, salah satu keunggulan rumah ini adalah telah mengusung konsep keberlanjutan. Hunian itu dilengkapi Generator Air Atmosfer yang mampu menghasilkan air bersih dari udara.
Rumah kontainer yang mereka ciptakan menjadi solusi hunian yang fungsional, hemat, sekaligus berkelanjutan. Meski proses pembangunannya penuh tantangan dan memerlukan penyesuaian khusus, hasil yang diperoleh sepadan dengan gaya hidup sederhana, efisien, dan lebih ramah lingkungan yang kini mereka jalani.
(zlf/zlf)












































