Harga rumah subsidi disebut tidak akan naik tahun depan. Pengembang perumahan subsidi pun pasrah.
Ketua Umum Aliansi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (Appernas Jaya) Andriliwan Muhammad atau yang kerap disapa Andre Bangsawan menilai pihaknya masih bisa menerima jika tidak ada penyesuaian harga rumah subsidi, terutama untuk di Pulau Jawa.
"Namun yang perlu kita pikirkan bersama termasuk pemerintah, apabila rumah harganya tetap tapi material yang kita pakai melonjak itu harus dicarikan solusi," katanya kepada detikcom, Jumat (5/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan seperti proyek perumahan miliknya yang ada di Cilegon, Banten. Di sana terjadi kelangkaan bahan dasar material seperti batu dan pasir akibat dari penutupan sementara tambang yang ada di Jawa Barat oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Hal ini berimbas pada harga material yang melonjak.
Ia mencontohkan harga 1 rit pasir untuk fondasi dari harga Rp 800 ribu menjadi Rp 900 ribu, pasir cor dari harga Rp 1 juta maupun harga batu per truk dari Rp 900 ribu menjadi Rp 1 juta.
"Kontraktor-kontraktor kita kewalahan dengan naiknya harga material," ungkapnya.
Walau demikian, ia masih bisa menerima harga rumah subsidi secara nasional yang masih sama seperti tahun ini.
"Secara keseluruhan, saya sebagai Ketua Umum Appernas Jaya, kalau harga itu sudah dipikirkan matang-matang oleh pemerintah, kita ya mau tidak mau harus menerimanya. Karena kalau penyesuaian harga itu harus diikuti kenaikan harga material, di luar kasus Cilegon, bagi saya masih bisa diterima. Secara nasional dengan tidak naiknya harga rumah (subsidi) masih bisa diterima," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengungkapkan tahun depan tidak ada kenaikan harga rumah subsidi. Harganya masih akan sama seperti tahun ini.
"Iya, tidak ada kenaikan," katanya ketika dihubungi detikcom, Jumat (5/12/2025).
Di sisi lain, Kementerian PKP sedang membahas penyesuaian harga rumah susun subsidi. Namun, Sri tidak merinci kapan penyesuaian harga rumah susun subsidi akan dirilis.
"Sedang dibahas," jawabnya singkat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(abr/zlf)











































