Mesir memiliki markas militer baru bernama Oktagon (The Octagon). Kabarnya luas kawasan Oktagon ini lebih besar dibanding markas Pentagon di Amerika Serikat.
Dilansir dari South China Morning Post, Oktagon terdiri dari delapan bangunan yang masing-masing saling terhubung dengan luas sekitar 90 juta meter persegi. Luas ini setara dengan luas ibu kota Portugal, Lisbon.
Sementara, Pentagon luas bangunannya sekitar 604 ribu meter persegi dan kini memegang rekor sebagai bangunan gedung terluas di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dibandingkan, luas markas Oktagon di Mesir jauh lebih besar dibandingkan Pentagon.
Bangunan ini telah diresmikan oleh Presiden Abdel Fattah El Sisi pada 7 Juli 2026. Mereka menyebut markas militer ini sebagai Markas Komando Strategis. Sebuah bangunan besar di Ibu Kota Baru Mesir yang berfungsi sebagai pusat komando nasional.
Para pejabat Mesir menggambarkan Oktagon sebagai kompleks komando dan kendali militer terbesar di kawasan tersebut. sebuah pusat yang akan mengkoordinasikan berbagai cabang angkatan bersenjata dan lembaga pemerintah dengan manajemen krisis dan teknologi baru yang canggih.
Proyek ini juga merupakan langkah pemerintah Mesir untuk memodernisasi angkatan darat Mesir. Langkah ini tampak cukup menyita banyak anggaran. Terlihat dari beban belanja yang dikeluarkan pemerintahnya untuk pengembangan infrastruktur militer, pembelian peralatan canggih, penguatan angkatan laut, angkatan udara, dan pertahanan, serta peningkatan sistem komando dan informasi.
Biaya yang dihabiskan untuk membangun markas ini sekitar US$ 60 miliar atau setara Rp 1.084 triliun (kurs Rp 18.076). Biaya tersebut termasuk pembangunan gedung-gedung baru yang berfungsi sebagai markas Kabinet, kementerian pemerintah, dan parlemen.
