Masjid Al Ikhlas menjadi salah satu tempat ibadah umat muslim yang tengah viral di media sosial. Sebab, masjid ini punya desain yang mewah dan megah, sehingga terasa nyaman dan khusyuk selama beribadah.
Tempat ibadah ini terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Menariknya, Masjid Al Ikhlas dibangun di atas pulau buatan PIK, tepatnya di kawasan Riverwalk Island PIK.
Tim detikProperti berkesempatan langsung untuk mengunjungi Masjid Al Ikhlas PIK saat bulan Ramadan. Setibanya di sana, kami langsung dibuat kagum dengan keindahan arsitektur masjid yang sungguh memukau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masjid ini mengusung arsitektur klasik bergaya Timur Tengah yang terinspirasi dari masjid-masjid di Turki era Ottoman. Perpaduan warna biru dan emas pada fasad dan interiornya membuat Masjid Al Ikhlas terlihat mewah.
Kesan megah dan nyaman semakin terasa ketika memasuki ruang salat. Warna biru pada sajadah begitu menyatu dengan kelir kuning emas pada dinding interior masjid.
Menariknya, ada kaligrafi surat Al Ikhlas yang mengelilingi bagian dalam kubah. Tak hanya sekadar estetika, kaligrafi ini turut menyadarkan kepada umat muslim tentang Allah SWT yang tunggal dan tidak serupa dengan makhluk-Nya.
Bagian dalam Masjid Al Ikhlas PIK yang indah dan megah. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom |
Saat sore menjelang malam, pencahayaan lampu di sekitar Masjid Al Ikhlas begitu menenangkan. Penggunaan lampu warm white pada bagian luar dan interior masjid terasa menenangkan sekaligus menambah kesan mewah.
Ciri khas Masjid Al Ikhlas PIK tak hanya pada ornamen khas Timur Tengah saja, tapi juga memiliki kubah masjid yang besar. Bagian kubahnya juga tidak dicat polos, tapi ada ukiran-ukiran berlapis emas yang semakin menambah kesan luxury.
Selain itu, terdapat dua menara atau minaret di Masjid Al Ikhlas yang terletak di sisi kanan dan kiri bangunan utama. Kehadiran menara ini dapat dilihat dari kejauhan sekaligus menjadi penanda kalau ada tempat ibadah umat muslim di kawasan PIK.
Sebagai informasi, Masjid Al Ikhlas PIK berdiri di atas lahan seluas 2.345 meter persegi, dengan luas bangunan utama sekitar 1.200 meter persegi. Secara desain, kapasitas ideal masjid berada di kisaran 600 jamaah di dalam ruang utama.
Tutuko selaku Imaroh DKM Masjid Al Ikhlas PIK mengatakan jamaah yang hadir jumlahnya bisa membludak, terutama saat Salat Jumat. Bagi jamaah yang tidak tertampung di dalam akan diarahkan ke selasar masjid yang bisa menampung sekitar 300 orang.
"Karena saat salat Jumat di dalam cuma bisa menampung 600 orang, sedangkan kalau sudah penuh kita arahkan keluar. Kita mencatat di area selasar ini dapat menampung sekitar 350-400 jamaah. Nah selama Ramadan ini jamaah yang datang semakin banyak lagi," kata Tutuko saat ditemui di lokasi, Selasa (24/2/2026).
Masjid Al Ikhlas PIK dari luar. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom |
Selama Ramadan tahun ini, Masjid Al Ikhlas PIK rutin membagikan makanan dan takjil kepada pengunjung yang akan berbuka puasa. Selain itu, ada juga kegiatan itikaf yang digelar 10 hari menjelang berakhirnya Ramadan.
Menyambut Hari Raya Idul Fitri, pihak DKM Masjid Al Ikhlas telah menyiapkan skema pengaturan jamaah. Dengan kapasitas dalam masjid sekitar 600 orang, pengurus akan memaksimalkan area plasa dan parkiran di samping masjid untuk menampung lonjakan jamaah.
"Untuk Idul Fitri kita siapkan lahan di plasa, mungkin sekitar seribu orang. Kita arahkan ke arah samping atau parkiran yang memungkinkan," imbuh Tutuko.
(ilf/ilf)













































