Penthouse merupakan salah satu hunian yang kini sudah tak asing terdengar. Penthouse atau griya tawang dikenal sebagai hunian mewah yang berada di sebuah gedung tinggi.
Siapa sangka? Jenis hunian itu dulu bukan lah untuk orang-orang kaya seperti saat ini. Dulu penthouse digunakan sebagai hunian untuk pembantu atau suruhan orang-orang kaya yang tinggal di apartemen.
Semua ini bermula pada abad ke-20 atau sekitar tahun 1920-an di Kota New York. Dilansir dari realtor.ca, kala itu tingkat permintaan apartemen di New York sedang tinggi-tingginya karena orang-orang mulai pindah dari Manhattan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih memecat pembantu atau pelayan mereka, keluarga-keluarga kaya di New York memilih untuk menempatkan mereka di ruang tepat di bawah atap yang sering kali kotor dan penuh puing. Apalagi, saat itu lift baru saja dikembangkan jadi belum dapat diandalkan sehingga lantai atas kurang diminati untuk dihuni.
Usai Perang Dunia I, New York mengalami pengembangan wilayah yang masif. Lift juga sudah berfungsi dengan baik, pemandangan alam semakin diminati, begitu juga ruangan mewah untuk mengadakan pesta. Lantai atas yang dulunya tak diinginkan kini didambakan oleh pekerja kreatif. Contohnya, seorang pelukis di Amerika Serikat, Georgia O'Keefee dan suaminya, Alfred Stieglizt, pindah ke lantai paling atas Shelton Hotel pada 1924. Pada 1925, arsitek George A Fuller mengembangkan apartemen 14 lantai yang berisi salah satu penthouse pertama di Manhattan.
Dilansir dari Architecture Lab, arsitek Emery Roth menciptakan istilah 'penthouse' pada awal 1920-an untuk bangunan menara kembar mewah baru yang ia rancang. Penthouse-nya memanfaatkan jarak dari tepi bangunan, memungkinkan ada ruang pribadi yang luas seperti teras.
Hal tersebut menjadi tren dan tak lama warga New York yang bergelimang harta ingin memiliki tempat seperti itu. Pada pertengahan 1920-an, undang-undang berubah untuk mengizinkan keberadaan penthouse sebagai hunian.
Sejarah penthouse memiliki pergeseran yang menarik: dari ruangan yang tak diinginkan jadi hunian kelas atas. Daya tariknya mulai dari privasi yang terjaga hingga pemandangan kota yang bisa didapatkan.
(abr/das)
