Rumah yang ada di Portugal, Casa do Penedo dibangun di antara empat batuan besar. Uniknya, rumah itu sengaja dibangun tanpa listrik.
Anak dari pemilik Casa de Penedo, VΓtor Rodrigues, pada 2023, mengungkapkan rumah tersebut masih tidak memiliki telepon, TV, maupun listrik, hanya ada air dan gas. Ini dilakukan bukan tanpa alasan.
"Orang tua saya lahir pada tahun 1930-an dan 1940-an. Pada waktu itu, belum banyak teknologi di GuimarΓ£es, atau di bagian lain negara ini. Mereka ingin menghidupkan kembali masa-masa indah di masa lalu, tanpa teknologi, di sini, di Casa do Penedo. Tanpa televisi, tanpa telepon, tanpa listrik... mereka ingin menghidupkan kembali masa muda mereka. Jadi mereka langsung memutuskan bahwa rumah itu tidak akan memiliki listrik, telepon, dan televisi," katanya, dikutip dari Initials/News.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayah VΓtor percaya bahwa TV bisa mengganggu fungsi keluarga, apalagi rumah ini dibangun khusus untuk ditempati ketika liburan. Sementara itu, keberadaan telepon juga tak diinginkan saat sedang liburan.
Bangunan unik ini seolah-olah menunjukkan bahwa bisa lho hidup tanpa teknologi tersebut saat segalanya serba canggih.
VΓtor bercerita, rumah itu dibuka pada 13 Oktober 1974 tapi pembangunannya dimulai pada musim semi 1973. Keluarga VΓtor berasal dari GuimarΓ£es yang kala itu sedang berjalan-jalan di pegunungan di Fafe. Namun, tiba-tiba hujan turun dan mereka berteduh di dalam mobil selama beberapa jam sembari memakan camilan.
Dari situ, orang tua VΓtor berpikir tempat itu sangat enak untuk dijadikan tempat berteduh atau liburan, belum lagi pemandangannya yang indah telah memikat hati mereka. Akhirnya, orang tua VΓtor kembali lagi ke Serra de Fafe untuk mengetahui siapa pemilik tanah tersebut.
Orang tua VΓtor menemukan bahwa keempat batu besar itu tidak hanya memiliki satu pemilik, melainkan tiga pemilik berbeda. Orang tua VΓtor berhasil membeli tanah tersebut dan mulai membangun rumah, dan peristiwa inilah yang menandai kelahiran Casa do Penedo.
Pembangunan rumah dilakukan oleh pekerja ayahnya VΓtor. Ayah VΓtor merupakan seorang insinyur tekstil dan memiliki industri tekstil di GuimarΓ£es.
Pembangunan rumah dilakukan sekitar satu tahun. Tujuan dibangunnya rumah ini adalah untuk menjadi tempat menghabiskan waktu saat akhir pekan atau liburan di tengah alam tanpa merusak lanskapnya.
Rumah batu itu mulai terkenal semenjak masuk ke acara televisi Jepang. Lalu pada 2014, rumah mereka masuk website Strange Buildings in the World yang merupakan situs aktif di mana orang-orang bisa voting untuk rumah-rumah paling aneh di dunia.
Karena semakin terkenal, banyak orang yang penasaran akan rumah tersebut. Bahkan banyak turis yang ingin melihat atau memotret rumah tersebut.
Akhirnya, keluarga VΓtor memutuskan untuk menerima turis dan mengatur berbagai pengalaman yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Walau demikian, keluarga VΓtor juga masih menggunakan rumah itu sebagai rumah liburan.
"Kami tetap menggunakan rumah ini sebagai rumah liburan, tetapi kami siap menerima wisatawan sepanjang tahun," tuturnya.
Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di Casa do Penedo, seperti keliling rumah yang akan dijelaskan oleh pemandu mengenai sejarah dan arsitektur bangunan, menggunakan kolam renang yang terletak tak jauh dari rumah, dan lainnya.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(abr/das)










































