Round Up
Yeon Sang Ho Balik ke Cannes, Colony Dapat 7 Menit Standing Ovation
Cannes 2026 jadi momen comeback Yeon Sang Ho setelah 10 tahun berlalu sejak Train to Busan. Colony dapat jadwal putar di Midnight Screenings pada 15 Mei 2026 lalu.
Midnight Screenings khusus mengkurasi film-film genre-fluid aksi, thriller, dan horor. Tahun ini pemutaran dilakukan di Lumière Grand Theatre.
Antusiasme penonton sudah terasa bahkan sebelum film dimulai. Lebih dari 2.300 kursi di Lumière Grand Theatre dilaporkan sold out lebih awal untuk pemutaran perdana Colony.
Begitu film selesai dan kredit penutup mulai bergulir, suasana bioskop langsung pecah. Tepuk tangan dan sorakan penonton menggema di seluruh ruangan hingga berlangsung selama tujuh menit penuh.
Yeon Sang Ho yang hadir bersama para pemain tampak beberapa kali membungkuk memberi hormat kepada penonton sambil tersenyum haru menerima respons luar biasa tersebut.
"Merupakan suatu kehormatan besar untuk mempersembahkan 'Colony' di Festival Film Cannes, yang telah saya impikan," ujar sutradara Train to Busan itu.
"Ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan yang akan tetap bersama saya untuk waktu yang lama sebagai seorang pembuat film," lanjutnya.
Pemutaran film "Gun-Che" (Colony) selama Festival Film Cannes ke-79 di Palais des Festivals pada 15 Mei 2026 di Cannes, Prancis. Foto: Getty Images/Hoda Davaine |
Momen standing ovation itu juga ramai dibahas netizen di media sosial. Banyak yang menyebut sambutan tersebut jadi sinyal kuat kalau Colony bakal menjadi salah satu film genre paling dibicarakan tahun ini.
"7 menit standing ovation di Cannes itu keren, tidak setiap film mendapat sambutan sebaik itu, beberapa bahkan mendapat cemoohan, jadi Colony akan memecahkan beberapa rekor," tulis seorang netizen.
"Yeon Sang Ho dan tim The Colony menerima sambutan hangat dan tepuk tangan meriah sebelum pemutaran perdana tengah malam di Cannes selalu membuatku terharu," komentar netizen lainnya.
Pujian untuk Colony juga datang dari berbagai kritikus dan pelaku industri internasional. Samuel Jamier selaku Presiden New York Asian Film Festival (NYAFF) bahkan menyebut film ini membawa pendekatan baru dalam genre zombie.
"Colony memperkenalkan tata bahasa fisik baru pada zombie, secara formal inovatif, dan memiliki ketegangan yang menggema di dalam hati, menjadikannya karya yang belum pernah terjadi sebelumnya di industri film genre."
Samuel Jamier juga memilih Colony sebagai film pembuka untuk pemutaran perdana Amerika Utara dalam rangka perayaan 25 tahun NYAFF.
Colony segera tayang di Indonesia lewat jaringan bioskop XXI.
(aay/mau)












































