Opening The Super Mario Galaxy Movie Meledak dengan Pendapatan Rp5,9 Triliun
Kerennya lagi hanya dalam lima hari pertama penayangannya (1-5 April 2026), film ini berhasil meraup pendapatan sebesar US$372,5 juta atau sekitar Rp5,9 triliun (via Deadline pada 6 April).
Sejauh ini, Super Mario Galaxy memegang rekor sebagai film dengan pembukaan (opening) domestik dan global terbesar pada 2026. Di Amerika Utara sendiri, film ini mengantongi US$190,1 juta dalam lima hari, mengalahkan ekspektasi awal para analis.
Berkat hasil ini, franchise Super Mario menjadi satu-satunya seri film animasi dalam sejarah yang memiliki dua judul film dengan pembukaan global di atas $350 juta.
Meskipun angka ini sedikit di bawah film pertamanya (The Super Mario Bros. Movie 2023 yang meraup $377 juta), performa Galaxy tetap dianggap luar biasa.
Selain di Amerika, Mario juga berjaya di 80 negara lainnya. Meksiko menjadi pasar internasional terkuat dengan sumbangan $29,1 juta, disusul oleh Inggris dan Irlandia dengan $19,7 juta.
Di Jerman, film ini bahkan memecahkan rekor sebagai pembukaan film animasi terbesar sepanjang masa di negara tersebut.
Kehadiran Mario langsung menggeser film fiksi ilmiah Ryan Gosling, Project Hail Mary, yang sebelumnya memimpin box office selama dua minggu.
Kekuatan basis penggemar Nintendo terbukti mampu menarik penonton dari segala usia, terutama selama liburan Paskah.
Meski beberapa kritikus memberikan ulasan beragam, para penonton tampaknya sangat puas. Hal ini terlihat dari nilai "A" di CinemaScore, yang menunjukkan bahwa promosi mulut ke mulut (word-of-mouth) akan sangat kuat dan diprediksi bakal membawa film ini menembus angka $1 miliar dalam beberapa minggu ke depan.
Dengan budget produksi sekitar $110 juta, film ini sudah dipastikan memberikan keuntungan besar bagi Universal dan Nintendo. Sepertinya, perjalanan Mario di layar lebar masih akan terus berlanjut ke level-level berikutnya!
