Rekor Dunia! Gitar Legendaris David Gilmour Pink Floyd Terjual Rp 246 M

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Potret David Gilmour
Foto: Istimewa
Jakarta - Gitar ikonik Black Strat milik personel Pink Floyd, David Gilmour, resmi terjual dengan harga yang memecahkan rekor dunia dalam sebuah acara lelang di New York. Penjualan ini menjadikannya sebagai instrumen gitar dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah.

Proses lelang tersebut diselenggarakan oleh balai lelang Christie's untuk koleksi Jim Irsay pada Kamis, 12 Maret 2026. Instrumen legendaris tersebut laku terjual senilai 14,55 juta USD (atau sekitar Rp 246 miliar).

Nilai transaksi ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh gitar akustik Martin D-18E milik Kurt Cobain yang terjual seharga 6 juta USD (atau sekitar Rp 101 miliar) pada tahun 2020.

Berdasarkan catatan dari laman resmi Christie's, David Gilmour menggunakan gitar ini dalam proses perekaman berbagai album mahakarya Pink Floyd. Beberapa album ikonik yang melibatkan instrumen ini antara lain The Dark Side of the Moon (1973), Wish You Were Here (1975), Animals (1977), dan The Wall (1979).

Gitar tersebut sebelumnya dibeli oleh mendiang Jim Irsay pada Juni 2019 dengan harga hampir 4 juta USD (atau sekitar Rp 67 miliar). Saat pertama kali memutuskan untuk melepas koleksi pribadinya tersebut beberapa tahun lalu, David Gilmour sempat memberikan pernyataan mengenai hubungannya dengan instrumen-instrumen miliknya.

"Gitar-gitar ini sudah sangat baik kepada saya. Mereka adalah teman-teman saya. Mereka telah memberi saya banyak musik. Saya hanya berpikir ini adalah waktunya bagi mereka untuk pergi dan melayani orang lain," ujar David Gilmour.

David Gilmour menambahkan ia tidak keberatan untuk melepaskan gitar tersebut karena ia masih memiliki beberapa replika buatan Fender yang dinilainya sangat sempurna untuk menunjang performanya di masa mendatang.

"Bagi saya, saya bisa melepaskannya. Ini akan menarik banyak orang untuk melihat penjualan ini, dan gitar ini akan melakukan tugasnya. Ini adalah gitar yang indah. Instrumen ini ada di hampir semua album Pink Floyd sepanjang tahun tujuh puluhan. Fender telah membuat replikanya yang mereka jual, dan saya punya dua atau tiga yang benar-benar sempurna. Mungkin salah satunya akan menjadi gitar pilihan saya di masa depan atau bahkan saya mungkin akan mengubah warnanya," lanjut David Gilmour.

Pelelangan koleksi Jim Irsay dijadwalkan berlangsung mulai 3 Maret hingga 17 Maret 2026. Koleksi ini dianggap sebagai salah satu kumpulan memorabilia musik, film, dan olahraga paling komprehensif yang pernah dikumpulkan.

Jim Irsay, yang merupakan pemilik sekaligus CEO tim NFL Indianapolis Colts, menyusun koleksi ini selama beberapa dekade. Sebagian dari hasil penjualan ini akan didonasikan untuk berbagai tujuan filantropi yang didukung oleh Irsay selama masa hidupnya.

Selain gitar milik David Gilmour, pelelangan ini juga menyertakan berbagai instrumen dari musisi besar dunia lainnya. Beberapa di antaranya mencakup instrumen milik keempat personel The Beatles, Eric Clapton, Bob Dylan, Jerry Garcia, Kurt Cobain, Elton John, Prince, Johnny Cash, Janis Joplin, John Coltrane, hingga Miles Davis.


(ahs/tia)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO