Doki Doki Literature Club Di-banned Google: Terlalu Sensitif
Doki Doki Literature Club, game bergenre slice of life yang nampilin visual dengan kesan bahagia dan terasa 'manis', juga ada di jalur keberuntungan yang sama. Tapi ternyata itu cuma bungkusan aja ya, guys.
Sebenarnya Doki Doki Literature Club bergenre horor Lovercraftian yang mengerikan. Gara-gara itulah, perusahaan di balik penciptanya, Team Salvato, membagikan kabar gak mengenakan: kena banned Google.
Google Play Store memboikot Doki Doki Literature Club dari lamannya.
"Kemarin, Google memilih untuk menghapus Doki Doki Literature Club dari Google Play Store. Penjelasan mereka adalah konten tersebut melanggar Ketentuan Layanan mereka karena penggambaran tema-tema sensitif," tulisnya.
Meski begitu, masih ada beberapa cara berbeda untuk mengakses Doki Doki Literature Club. Team Salvato mengarahkan calon pemain menggunakan sistem operasi dan konsol lain.
"Doki Doki Literature Club tersedia di berbagai platform utama, termasuk iOS, Nintendo Switch, PlayStation, dan banyak lagi. Kami terus melakukan segala upaya untuk menemukan jalan agar Doki Doki Literature Club dapat kembali tersedia di Google Play Store," tulisnya.
"Sementara itu, kami juga sedang mempertimbangkan opsi alternatif untuk distribusi di perangkat Android. Kami telah bekerja keras untuk menghadirkan DDLC ke Android, dan kami telah melihat begitu banyak cinta dan antusiasme dari pengguna Android yang bersemangat selama beberapa bulan terakhir ini," sambungnya.
FYI, Doki Doki Literature Club! (DDLC) adalah permainan video visual novel horor psikologis metafiksi yang debut sejak 2017. Sekilas tampak seperti simulator kencan anime biasa, gim ini menipu pemain dengan berubah menjadi kisah gelap, mencekam, dan menembus dinding keempat.
Anda berperan sebagai siswa SMA yang bergabung dengan klub sastra atas ajakan Sayori, dan berinteraksi dengan anggota lainnya: Yuri, Natsuki, dan ketua klub, Monika.
(tia/aay)











































