6 Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Selama Libur Lebaran 2026

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
3 Film Anak-anak Terbaik yang Tayang Lebaran 2026, Tontonan Seru Bareng Keluarga
Foto: Instagram @nawillaofficial
Jakarta - Industri perfilman Indonesia telah menyiapkan jajaran film unggulan untuk menyambut masa libur Lebaran yang jatuh pada Maret 2026. Persaingan di tangga box office domestik akan diramaikan oleh berbagai genre, mulai dari drama, horor, hingga terobosan sci-fi yang telah lama dinantikan proses produksinya.

Berikut adalah enam film Indonesia yang dijadwalkan mengisi layar bioskop selama periode libur Idul Fitri 2026.

1. Tunggu Aku Sukses Nanti

Rapi Films menghadirkan film Tunggu Aku Sukses Nanti sebagai sajian drama utama di masa libur Lebaran 2026. Film yang disutradarai oleh Naya Anindita ini merupakan proyek yang mengeksplorasi tema perjuangan dan impian anak muda dalam menghadapi realita ekonomi.

Alur ceritanya berfokus pada perjalanan seorang pemuda yang bertekad mengubah nasib keluarganya sebelum kembali ke kampung halaman. Film ini dibintangi oleh deretan aktor berbakat seperti Ardit Erwandha, Lulu Tobing, Ariyo Wahab, dan Adzana Ashel, yang memberikan performa akting mendalam mengenai dinamika kegagalan dan keberhasilan. Penempatan jadwal tayang di momen Lebaran dianggap sangat relevan dengan tradisi mudik dan momen kumpul keluarga di Indonesia.

2. Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa

Soraya Intercine Films kembali menghidupkan ikon horor nasional melalui Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa. Luna Maya kembali dipercaya memerankan karakter legendaris Suzzanna dengan dukungan tim prostetik internasional untuk menjaga kemiripan visual yang otentik. Film ini diposisikan sebagai salah satu primadona di genre horor yang diprediksi akan mendominasi jumlah penonton selama liburan panjang Maret 2026.

Plot kali ini mengangkat tema ilmu hitam dan pembalasan dendam yang lebih gelap dibandingkan seri-seri sebelumnya. Fokus cerita terletak pada praktik santet yang merusak tatanan keluarga kaya di sebuah desa terpencil, yang memicu kembalinya sang mendiang untuk menuntut keadilan. Penggunaan efek praktis dan CGI yang ditingkatkan menjadi nilai jual utama bagi penonton yang mencari sensasi ketegangan maksimal di bioskop.

3. Pelangi di Mars

Upie Guava melakukan terobosan besar lewat film sci-fi bertajuk Pelangi di Mars. Produksi yang digarap oleh Mahakarya Pictures ini menjadi sorotan karena keberaniannya mengambil latar luar angkasa, sebuah genre yang masih jarang dieksplorasi di perfilman tanah air. Film ini kabarnya menghabiskan biaya produksi yang besar untuk pengerjaan visual effects (VFX) guna membangun atmosfer planet Mars yang meyakinkan.

Ceritanya tentang Pelangi yang merupakan manusia pertama yang lahir di Mars. Berlatar tahun 2100 saat Bumi krisis air, ia berpetualang mencari mineral Zeolith Omega bersama robot-robot rusak untuk menyelamatkan umat manusia.

4. Na Willa

Visinema Pictures resmi merilis adaptasi layar lebar dari buku populer karya Reda Gaudiamo yang berjudul Na Willa. Disutradarai oleh
Ryan Adriandhy, film ini disiapkan sebagai tontonan keluarga yang hangat untuk mengisi libur Lebaran. Seting cerita mengambil latar waktu masa lalu di Surabaya, yang ditampilkan melalui kacamata seorang anak perempuan cerdas dan penuh rasa ingin tahu bernama Willa.

Produksi ini menonjolkan aspek nostalgia dan nilai-nilai multikulturalisme dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Na Willa mengajak penonton untuk melihat dunia melalui kepolosan seorang anak dalam memahami perbedaan dan kebersamaan di lingkungan rumahnya. Kehadiran film ini memberikan alternatif tontonan yang mendidik dan menghibur bagi penonton usia anak-anak serta orang tua selama momen Idul Fitri.

5. Danur: The Last Chapter

MD Pictures mengakhiri perjalanan panjang franchise horor tersuksesnya melalui film Danur: The Last Chapter. Prilly Latuconsina kembali memerankan tokoh Risa Saraswati untuk terakhir kalinya dalam seri utama ini. Disutradarai oleh Awi Suryadi, film ini dijanjikan menjadi penutup yang megah dan menjawab seluruh teka-teki mengenai hubungan Risa dengan teman-teman gaibnya, Peter CS.

Ketegangan dalam babak terakhir ini meningkat ketika kekuatan gelap dari masa lalu mulai mengancam keselamatan Risa dan keluarganya secara nyata. Skala produksi yang lebih besar terlihat dari penggunaan lokasi syuting yang lebih beragam dan intensitas horor yang lebih mencekam.

6. Senin Harga Naik

Starvision menghadirkan film drama keluarga hangat berjudul Senin Harga Naik. Film ini merupakan hasil karya sutradara Dinna Jasanti. Ceritanya mengangkat seorang anak yang merantau demi sukses, namun terpaksa kembali saat proyek penggusurannya mengancam toko roti milik ibunya. Ia harus memilih antara karier atau menyelamatkan memori keluarga.

Dilema antara karir dan keluarga menjadi fokus utama dalam film ini. Konfliknya yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari bisa membuat banyak orang relate dengan permasalahan yang ada dalam Senin Harga Naik.


(ahs/tia)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO