Round Up
Murka Warner Bros. ke ByteDance Gegara Video AI Thanos vs Superman
WBD menduing ByteDance sudah "mencuri" aset intelektual berharga mereka-termasuk Batman, Superman, dan Game of Thrones-untuk melatih model kecerdasan buatan (AI) tanpa izin.
Dilansir dari Variety (18/2), WBD mengklaim ByteDance menggunakan ribuan jam konten film dan serial televisi milik Warner Bros. untuk melatih alat generator video AI mereka.
Baca juga: Inara Rusli Singgung soal Permintaan Maaf |
Hasilnya? Pengguna bisa membuat video AI yang menampilkan karakter ikonik seperti Batman atau naga dari Game of Thrones dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi. Tapi, tanpa sepeser pun royalti yang masuk ke kantong WBD.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan, Pihak WBD gak main-main. Mereka menyebut tindakan ByteDance, sebagai pelanggaran dan sudah melayangkan gugatan hukum untuk melindungi hak cipta dari Superman dan Batman.
"Karakter ini adalah sumber kehidupan dari perusahaan. ByteDance kini terlibat dalam pelanggaran terang-terangan terhadap hak milik yang sama yang telah kami lindungi selama bertahun-tahun," tulis VP bagian hukum Warner Bros, Wayne Smith.
Warner Bros. menuntut agar ByteDance menghentikan penggunaan IP mereka dalam pelatihan model AI, menghapus semua data pelatihan yang berasal dari konten WBD dan membayar ganti rugi yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan juta dolar karena dianggap telah merusak nilai eksklusivitas karakter-karakter tersebut.
Kehebohan ini bermula ketikan ByteDance merilis Seedance 2.0, akhir pekan lalu. Dalam beberapa hari, situs media sosial dibanjiri klip-klip yang tampak seperti adegan film, menampilkan Tom Cruise melawan Brad Pitt, Batman melawan Spider-Man, Superman melawan Thanos, dan berbagai variasi lainnya.
Pengguna juga memposting alternate ending untuk film dan serial TV, termasuk salah satu serial HBO, Game of Thrones.
Pada Senin (16/2), ByteDance berjanji untuk menerapkan pengamanan tambahan "saat kami berupaya mencegah penggunaan kekayaan intelektual dan citra tanpa izin oleh pengguna."
Sayangnya, janji ini belum cukup untuk memuaskan Warner Bros.
"Para pengguna bukanlah penyebab utama pelanggaran tersebut," tulis Smith.
"Mereka hanya membangun di atas fondasi pelanggaran yang telah diletakkan oleh ByteDance karena Seedance sudah dilengkapi dengan karakter-karakter berhak cipta milik Warner Bros. Discovery. Itu adalah pilihan desain yang disengaja oleh ByteDance."
Surat tersebut mengutip unggahan di X, yang sebelumnya bernama Twitter, yang menyertakan video Seedance yang menampilkan karakter dari The Matrix, The Lord of the Rings, Harry Potter, Rick and Morty, dan Game of Thrones. Surat itu juga mengutip adegan perkelahian yang melibatkan Batman, Catwoman, dan Superman.
Warner Bros. mengakui ByteDance tampaknya mengambil langkah-langkah untuk memblokir teks yang menampilkan karakter-karakternya.
(wes/ass)











































