Disney Rugi Rp 2,8 Triliun Gegara Snow White
Berdasarkan data keuangan yang terungkap dari laporan pemerintah Inggris (via Fox News pada 13 Februari), Disney diperkirakan kehilangan hampir Rp 2,85 triliun dari proyek yang penuh kontroversi ini.
Film yang dibintangi oleh Rachel Zegler dan Gal Gadot ini menghabiskan total biaya produksi yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp 5,67 triliun.
Baca juga: The Next KPop Demon Hunters Dibatalkan Sony |
Angka ini menjadikan Snow White sebagai salah satu film termahal dalam sejarah Disney, bahkan melampaui biaya produksi film-film besar seperti Guardians of the Galaxy atau Rogue One: A Star Wars Story.
Meskipun pengeluarannya sangat besar, Disney mendapatkan "bantuan" berupa pengembalian pajak (tax rebate) dari pemerintah Inggris sebesar Rp1,09 triliun.
Hal ini dikarenakan sebagian besar proses syuting dilakukan di Inggris. Dengan subsidi tersebut, biaya bersih yang dikeluarkan Disney untuk produksi adalah sekitar Rp4,58 triliun.
Adegan dalam film live action Disney Snow White (2025). Foto: dok. Disney |
Di pasar global, Snow White hanya mampu meraup pendapatan sekitar Rp 3,46 triliun. Namun, perlu diingat bahwa Disney tidak mendapatkan seluruh uang tersebut karena harus berbagi rata (sekitar 50%) dengan pemilik bioskop.
Tentunya pendapatan bersih yang masuk ke kantong Disney hanya sekitar Rp1,73 triliun ($102,9 juta). Laporan tersebut menyebutkan beberapa faktor utama yang menyebabkan kegagalan ini:
Kontroversi Pemain: Komentar-komentar dari Rachel Zegler yang dianggap merendahkan versi asli film animasi tahun 1937 memicu reaksi negatif dari penggemar setia.
Perubahan Cerita: Keputusan Disney untuk mengubah elemen ikonik (seperti penggantian tujuh kurcaci menjadi "makhluk ajaib" sebelum akhirnya diubah kembali menggunakan CGI) membuat biaya membengkak karena adanya syuting ulang (reshoots).
Masalah di set ada kebakaran hebat di Pinewood Studios saat masa produksi turut menambah beban biaya yang harus dikeluarkan. Setelah menghitung biaya bersih produksi dikurangi bagi hasil bioskop, Disney mencatatkan defisit sebesar Rp2,85 triliun.
Angka ini bahkan belum termasuk biaya pemasaran dan iklan (marketing) yang diperkirakan mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah lagi.
Meskipun Snow White menjadi mimpi buruk scara finansial, Disney dikabarkan sedikit terhibur oleh kesuksesan film live-action lainnya di tahun yang sama, yaitu Lilo & Stitch, yang berhasil menembus angka pendapatan lebih dari Rp17 triliun.
(ass/tia)












































