Kevin O'Leary Ejek Pidato Anti-ICE, Mark Ruffalo: STFU!

Asep Syaifullah
|
detikPop
Actor Mark Ruffalo joins the No Kings Day protest against U.S. President Donald Trumps policies, in New York City, U.S., June 14, 2025. REUTERS/Eduardo Munoz TPX IMAGES OF THE DAY
Foto: REUTERS/Eduardo Munoz
Jakarta - Hollywood sepertinya masih panas dengan isu nasional mereka terkait Lembaga Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) yang telah mengorbankan beberapa nyawa warga AS.

Hal ini juga yang jadi sorotan utama di ajang Grammy Awards 2026, dan ternyata ada beberapa pihak yang gak suka. Salah satunya adalah Kevin O'Leary, pebisnis dan juga bintang acara televisi yang dikenal dengan julukan Mr Wonderful.

Si Mr. Wonderful merasa gerah. Lewat media sosial, dia mengkritik para artis tersebut. Kevin bilang kalau ajang penghargaan bukan tempat buat politik, dan dia membela tindakan aparat (ICE) sebagai bagian dari penegakan hukum yang penting buat ekonomi dan keamanan negara. Intinya, dia bilang artis-artis itu nggak paham apa-apa.

Ia juga mengomentari pidato Billie Eilish yang menyerukan Anti-ICE saat menerima piala. Dan hal ini memicu reaksi dari Mark Ruffalo yang juga vokal terhadap berbagai kebijakan Donald Trump.

"Kevin O'Leary kenapa gak diem aja sih (STFU). Lucu banget," tulisnya.

"Lo bisa datang ke acara mana pun, ngoceh sembarangan soal banyak hal, dan dengan sombongnya berharap kita dengerin ocehan lo. Tapi, lo malah nyerang seniman asli yang levelnya jauh di atas mimpi-mimpi lo, cuma karena dia menyuarakan sesuatu yang ngena di hati ratusan juta orang di seluruh dunia."

"Sumpah, standar ganda halu yang ditinggali Kevin O'Leary ini bikin geleng-geleng kepala. Lo bener-bener menjadi diri sendiri di film Marty Supreme," ucapnya yang merujuk pada karakter Milton Rockwell, antagonis utama di film tersebut.

Selain mencetak sejarah lewat lagu Wildflower, Billie Eilish memang mencuri perhatian dunia lewat pidato kemenangannya di Grammy 2026.

Eilish menggunakan momen tersebut untuk menyuarakan penentangannya terhadap razia Immigration and Customs Enforcement (ICE) yang tengah memicu kekerasan di berbagai penjuru Amerika Serikat.

Di hadapan jutaan penonton, Billie tidak hanya bicara soal musik, tetapi juga soal keadilan bagi para imigran.

"Tidak ada masyarakat yang ilegal di atas tanah yang dicuri," tegasnya.

"Sangat sulit untuk mengetahui apa yang harus dikatakan dan dilakukan saat ini. Saya merasa sangat penuh harapan di ruangan ini, dan merasa kita hanya perlu terus berjuang, bersuara, dan melakukan protes. Suara kita sangatlah berarti."

Langkah Billie ini dinilai sangat berani mengingat ia baru saja menerima salah satu penghargaan tertinggi di industri musik.

Kalimatnya, "No one is illegal on stolen land," merujuk pada pandangan tanah Amerika aslinya milik penduduk pribumi, sehingga tindakan keras terhadap imigran dianggapnya tidak adil.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO