Kelakuan Fansite K-Pop Lagi Jadi Sorotan, Bikin Fans Kesel!
Fansite, atau di kalangan fans K-Pop sering disebut 'masternim', bukan kali ini aja bikin keributan di arena konser. Mereka bisa dibilang udah eksis sejak ombak Hallyu mulai terasa di luar Korea. Tapi momentum viralnya video di Axiata Arena jadi pemantik yang bikin aksi fansite disorot lagi.
Fansite ini sebenarnya siapa sih?
Bisa dibilang mereka fans si artis juga. Tapi agenda ngonser mereka beda dari fans kebanyakan. Kalau fans biasanya datang ke konser, histeris, enjoying their time; fansite ke konser buat 'kerja'.
Kerjaan mereka adalah motret si artis yang lagi manggung dengan kamera berlensa tele superbesar. Hasil foto biasanya dirilis lewat akun media sosial resmi mereka.
Gak berhenti sampai di situ, fansite juga jualan. Foto dari konser ke konser mereka cetak buat jadi merchandise kayak photobook misalnya. Meski masuk kategori unofficial merch, harga jualnya gak murah.
NGL, foto dalam merchandise yang mereka rilis kadang lebih bagus dari yang resmi punya agensi. Makanya banyak dari fans K-Pop masukin agenda berburu merch fansite di setiap konser yang mereka datangi.
Tapi untuk dapat foto bagus itu, para fansite ini sering melakuan tindakan disruptif. Salah satunya melanggar aturan konser K-Pop yang hampir selalu melarang penonton membawa kamera profesional.
Dalam aksinya juga seringkali mereka mengganggu ketenangan penonton lain. Sepengalaman dan pantauan detikpop di arena konser K-Pop, biasanya fansite akan 'bekerja' dalam tim. Satu grup masternim bisa terdiri dari 3-5 orang. Tugasnya pun beda-beda.
Ada yang bertugas memotret, ada yang bertugas jadi mata-mata buat memantau pergerakan security, yang lain jadi barikade supaya si fotografer gak oleng pas motret.
Kalau ketahuan security, mereka akan gercep banget buat nyabut memory card kamera dan langsung dikasih ke orang lain dalam tim buat cabut dari lokasi. Makanya meski ke-gap dan kameranya disita, foto dari konser itu tetap bisa dirilis di media sosial.
Lensa besar yang mereka bawa juga sering ditutupi kain hitam. Jadi waktu motret gak akan kelihatan mencolok. Lensa ini juga sering banget mengganggu penonton di sekitar tempat mereka memotret.
Ukuran lensa tele kan besar ya, guys. Jadi sering banget ada momen lensa itu kepentok kepala orang. Belum lagi waktu memotret, suara shutter dari kameranya juga terdengar di kuping. Ganggu banget sih buat yang in the zone banget mau menikmati konser.
detikpop pernah beberapa kali punya pengalaman gak enak sama fansite, termasuk yang udah disebutin di atas. Di salah satu festival K-Pop yang pernah digelar tahun 2019, pernah ada fansite yang malah memanfaatkan fans buat nge-cover tindakan mereka.
Baca juga: Konser BTS Arirang Siap Tayang di Bioskop! |
Di salah satu penampilan artis SM Entertainment saat itu, oknum fansite ini sengaja ngasih slogan towel (semacam kain panjang bergambar wajah si artis) ke salah satu fans. Mereka minta fans tersebut buat mengangkat dan membentangkan slogan towel tersebut.
Ternyata niat mereka supaya si fans bisa nutupin lensa kamera pas motret artis yang lagi tampil. Duh!
Ramai-ramai soal fansite di Axiata Arena, Kuala Lumpur, belakangan ini jadi ngasih sorotan negatif buat perilaku masternim. Walaupun kemudian war di media sosialnya jadi merembet ke mana-mana.
Tentu gak semua masternim berperilaku disruptif kayak gini. Ada juga yang chill aja, low key, dan sama-sama menikmati waktu dengan fans lain.
(aay/ass)











































