Matt Damon: Cancel Culture Adalah Hukuman Seumur Hidup
Hal itu disampaikan Matt Damon dalam wawancara bersama Ben Affleck di podcast The Joe Rogan Experience, yang dilakukan dalam rangka tur promosi film Netflix terbaru mereka berjudul The Rip.
Dalam obrolan tersebut, Joe Rogan menggambarkan cancel culture sebagai kondisi ketika satu kesalahan di masa lalu dibesar-besarkan hingga seseorang dikucilkan dari kehidupan sosial seumur hidup.
Menanggapi pernyataan itu, Matt Damon menilai efek cancel culture bersifat permanen dan meninggalkan luka sosial yang tak pernah benar-benar sembuh. Menurutnya, penghakiman publik yang terus-menerus justru menjadi beban yang melekat seumur hidup.
"Ketika seseorang dikuliti secara publik seperti itu, dampaknya tidak pernah selesai. Itu akan terus mengikuti sampai ke liang kubur," ujarnya dikutip dari Fox News, Senin (19/1/2026).
Matt Damon bukan orang asing dengan gelombang kritik publik. Pada 2021, ia menuai kecaman usai wawancaranya dengan The Sunday Times.
Saat itu, bintang film The Martian itu mengungkap dirinya baru berhenti menggunakan kata bernada homofobik beberapa bulan sebelumnya setelah ditegur oleh putrinya.
Tak lama setelah kontroversi tersebut, Matt Damon langsung memberikan klarifikasi resmi. Pria berusia 55 ini menegaskan tidak pernah menggunakan kata tersebut dalam kehidupan pribadinya dan tidak menggunakan ujaran kebencian dalam bentuk apa pun.
Meski sempat diterpa badai kritik, karier Matt Damon terbilang tetap melaju mulus. Dia tetap membintangi sejumlah film besar seperti Air dan Oppenheimer, serta dijadwalkan kembali ke layar lebar tahun ini sebagai pemeran utama dalam film The Odyssey garapan Christopher Nolan.
(dar/pus)











































