Aura Kasih Ungkap Makna Pria di Lukisannya
Salah satu lukisan yang paling menyita perhatian adalah karya yang menampilkan sosok pria tanpa wajah. Dalam lukisan tersebut, terlihat seorang pria mengenakan baju berwarna cokelat.
Namun, bagian kepala dan wajahnya tidak digambarkan secara jelas. Alih-alih memiliki wajah, area tersebut justru dipenuhi sapuan cat warna merah muda dengan gaya abstrak.
Aura Kasih sempat mengunggah lukisan itu lewat Instagram Stories dengan caption bernuansa reflektif yang langsung memicu banyak tafsir dari warganet.
"Relationship is like building a house. Build it well or it will collapse.. U choose. (Hubungan itu seperti membangun sebuah rumah. Bangun dengan baik atau akan runtuh. Kamu yang memilih)."
Caption tersebut membuat banyak orang berspekulasi soal makna lukisan dan kaitannya dengan pengalaman personal Aura Kasih.
Namun, sebenarnya Aura Kasih pernah menjelaskan langsung arti lukisan tersebut. Penjelasan itu disampaikan dalam acara FYP Trans 7 yang tayang sekitar dua tahun lalu.
Kala itu, Raffi Ahmad bersama mendiang Mpok Alpa berkunjung ke rumah Aura Kasih untuk melakukan room tour. Saat berada di area kolam renang, Raffi menemukan sebuah sudut khusus yang biasa digunakan Aura untuk melukis. Maklum, pelantun Mari Bercinta ini memang dikenal punya hobi melukis sejak lama.
Lukisan Aura Kasih Foto: Instagram Aura Kasih |
Di sudut itulah terdapat lukisan pria tanpa wajah yang kini kembali ramai dibicarakan. Raffi Ahmad yang penasaran pun langsung menanyakan makna di balik lukisan tersebut.
"Ini lukisan kamu yang bikin Aura? Maaf ya aku pegang. Ini artinya apa? Orang begini gak ada kepala. Maksudnya gak ada otaknya gitu?" tanya Raffi Ahmad.
Aura Kasih kemudian memberikan jawaban yang cukup blak-blakan. Ia menyebut lukisan itu sebagai representasi sosok pria dengan segala kompleksitasnya.
"Ini laki-laki dengan segala keruwetannya," ungkap Aura Kasih.
Raffi Ahmad kembali menggoda dengan pertanyaan lanjutan.
"Emang menurut kamu laki-laki itu ruwet?" tanya Raffi lagi.
"Ah ruwet, ribet," jawab Aura Kasih dengan nada judes yang langsung disambut tawa oleh mendiang Mpok Alpa.
(dar/wes)












































