Sugoi! One Piece Season 2 Raih Skor Sempurna

Asep Syaifullah
|
detikPop
One Piece Season 2
Foto: Dok. Netflix
Jakarta - Netflix bakalan ramai kembali dengan petualangan Monkey D. Luffy dan kawan-kawan. Setelah penantian panjang selama 2,5 tahun yang penuh spekulasi, musim kedua dari serial live-action One Piece akhirnya resmi tayang di Netflix.

Hasilnya melampaui ekspektasi paling liar. Serial ini langsung menyabet skor sempurna 100% dari para kritikus di situs agregator Rotten Tomatoes.

Pencapaian ini bukan sekadar angka. Skor sempurna tersebut menempatkan One Piece di jajaran elit serial orisinal Netflix yang berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas dari musim pertamanya yang "hanya" meraih 86%.

Keberhasilan ini seolah membuktikan bahwa kutukan adaptasi anime ke live-action benar-benar telah dipatahkan oleh tim produksi pimpinan Matt Owens dan Steven Maeda.

Salah satu poin utama yang dipuji habis-habisan oleh para kritikus adalah keberanian Netflix untuk tetap setia pada estetika "aneh" dan imajinatif karya Eiichiro Oda. Memasuki alur cerita Grand Line, tantangan visual tentu semakin berat.

Namun, musim kedua ini dinilai berhasil menghidupkan lokasi-lokasi ikonik seperti Loguetown hingga kemegahan kerajaan gurun Alabasta dengan detail yang luar biasa.

One Piece Season 2One Piece Season 2 Foto: Dok. Netflix

Visual efek (CGI) pada musim ini tampak jauh lebih halus dan matang. Transformasi karakter baru yang paling dinantikan, Tony Tony Chopper, disebut-sebut sebagai salah satu pencapaian teknis terbaik tahun ini.

Penggabungan antara practical effects dan CGI membuat rusa kutub favorit penggemar tersebut terlihat nyata namun tetap mempertahankan keimutan versi manganya.

Dari sisi narasi, musim kedua fokus pada ancaman besar dari organisasi kriminal rahasia, Baroque Works. Kehadiran aktor-aktor baru yang memerankan agen-agen tingkat tinggi seperti Mr. 3, Miss All Sunday (Robin), hingga sang antagonis utama Mr. 0 alias Crocodile, memberikan dimensi ketegangan yang lebih gelap dibanding musim pertama.

Chemistry antar para pemeran utama Iñaki Godoy (Luffy), Mackenyu (Zoro), Emily Rudd (Nami), Jacob Romero (Usopp), dan Taz Skylar (Sanji) terlihat semakin solid. Mereka tidak lagi hanya sekadar "memerankan" karakter, tapi sudah terasa menyatu dengan jiwa kru Topi Jerami.

Perjalanan emosional mereka saat menyambut Putri Vivi ke dalam kelompok menjadi inti cerita yang berhasil menguras air mata penonton.

Melihat respons yang sangat masif, para analis industri memprediksi bahwa One Piece akan menjadi aset terpenting Netflix untuk beberapa tahun ke depan, terutama saat serial hits seperti Stranger Things mulai mendekati akhir perjalanannya.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO