Round-Up
Balasan Menohok Taysa Farasya ke Eks Adik Ipar: Wuih Cuma Rp 12M
Kali ini, ia melayangkan respons menohok kepada mantan adik iparnya, Ali Haidar, yang sempat berkomentar mengenai biaya pembangunan rumah mewahnya.
Perseteruan berawal dari sebuah unggahan di platform Threads, di mana seorang netizen membahas secara detail mengenai standar biaya konstruksi rumah mewah senilai Rp50 miliar hingga Rp70 miliar yang dirancang oleh arsitek profesional bersertifikat (STRA), termasuk menyinggung aspek struktur, utilitas, hingga hubungan kerja tri-parti antara klien, arsitek, dan kontraktor.
Tak lama kemudian, kolom komentar tersebut menarik perhatian Ali Haidar.
Ia menuliskan tanggapan yang terkesan meremehkan, menyebut bahwa biaya pembangunan rumah Tasya sebenarnya "hanya" sekitar Rp12 miliar.
"Setuju bang dan emang sebenarnya juga cuman 12 M harga bangunannya ini, kok tapi bisa sampe 50-70 m ya wkwkwk," tulis Ali Haidar lewat akun Threads-nya.
Melihat komentar tersebut, Tasya Farasya tidak tinggal diam.
Ia langsung memberikan balasan menohok sekaligus membongkar rincian biaya yang sebenarnya terjadi di balik proyek rumah mewahnya.
"Wuikh 'cuman 12M' bangunannya, kalau cuman, balikin dong duit gua plus 400 [juta] yang waktu itu #ytta π₯°π₯°π₯°π₯°. Oia sekalian mikir, total 50-70M itu masuk harga tanah, sipil (oleh PT HWB yang plenger 6 tahun, 12M isinya kopong), interior gue, marmer, finishing. Eh kepanjangan, takutnya nggak konek lagi otaknya hehe," balas Tasya pedas.
Konflik kecil di dunia maya ini menjadi sorotan warganet, mengingat sebelumnya Tasya Farasya memang sempat dibuat pusing dan kecewa akibat kondisi rumah mewahnya yang mengalami berbagai masalah konstruksi, seperti dinding retak-retak, di tengah polemik renovasi yang melibatkan pihak-pihak terkait.
Rumah mewah tersebut sebenarnya mulai dikerjakan pada 2020. Namun hingga 6 tahun berjalan, rumah itu tak rampung-rampung. Begitu Tasya bercerai dari Ahmad yang diwarnai isu penyelewengan dana oleh Ahmad pada 2025, Tasya mengerjakan rumah itu dan langsung rampung dalam beberapa bulan.
"Banyak sekali tukang di rumahku. Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi, eh malah jadinya ada kayu. Kok bisa gitu ya? Aku juga nggak tahu deh, hehe," kata Tasya.
Atas berbagai masalah tersebut, Tasya Farasya mengaku belum berniat untuk membawa pihak-pihak yang sebelumnya mengurus rumahnya ke ranah hukum seperti masukan netizen.
"Untuk menuntut pihak bersangkutan, tapi aku bukan orang seperti itu, aku nggak akan tuntut, aku tuntut di akhirat aja," pungkasnya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
