Dituduh Lakukan Penipuan Investasi, Selena Gomez dan Ibunya Digugat

Asep Syaifullah
|
detikPop
Penampilan glamor Selena Gomez di pernikahan Taylor Swift.
Foto: Instagram/@sooparkmakeup
Jakarta - Penyanyi dan aktris Selena Gomez bersama ibunya, Mandy Teefey, resmi digugat atas dugaan penipuan sekuritas oleh para investor startup kesehatan mental mereka, Wondermind.

Gugatan ini dilayangkan pada Kamis (13/8/2026) oleh beberapa entitas investor, termasuk Wondermind SRS 44 LLC dan Bespoke Wondermind LLC, yang menuntut ganti rugi serta pengembalian dana investasi senilai lebih dari 1,2 juta dolar AS (sekitar Rp18,8 miliar).

Dalam dokumen gugatan yang diajukan ke pengadilan, para investor menuduh jajaran pendiri Wondermind-yang meliputi Gomez, Teefey, dan mantan mitra bisnis mereka, Daniella Pierson telah memberikan janji-janji palsu untuk menarik modal investasi.

Para investor mengklaim bahwa Selena Gomez memanfaatkan popularitasnya di media dan wawancara televisi untuk mempromosikan Wondermind serta berjanji akan "terlibat secara intim" dalam operasional perusahaan sebagai Chief Impact Officer.

Namun, setelah dana investasi masuk, Bintang Only Murders in the Building itu disebut membelakangi komitmennya dan tidak melakukan banyak hal.

Gugatan tersebut juga membeberkan bahwa berbagai rencana besar perusahaan sama sekali tidak terealisasi seperti aplikasi kesehatan mental yang dijanjikan tidak pernah dibangun.

Berbagai kemitraan (partnership) dan inisiatif bisnis yang dipromosikan ternyata tidak pernah ada. Selama tiga tahun, perusahaan mengalami kemunduran secara diam-diam tanpa ada keterbukaan dari para pendiri atau jajaran direksi kepada investor.

"Selama tiga tahun, sementara perusahaan hancur secara perlahan di sekitar mereka, tidak ada satu pun pendiri, pejabat, atau direktur yang menyampaikan patah kata pun kepada para investor yang uangnya mendanai kehancuran tersebut," bunyi petikan dalam berkas gugatan.

Bantahan Pihak Ibu Selena

Gugatan hukum ini merupakan buntut dari laporan investigasi majalah The Cut pada September 2025 yang mengungkap kondisi internal Wondermind yang kacau balau.

Laporan tersebut menyebutkan adanya keterlambatan pembayaran gaji karyawan, tunggakan ke vendor, serta dugaan salah kelola di bawah kepemimpinan Mandy Teefey selaku CEO.

Para investor mengaku baru mengetahui kebobrokan finansial dan operasional perusahaan setelah laporan media tersebut dipublikasikan.

Ketika dikonfrontasi oleh investor, Teefey dilaporkan melemparkan kesalahan kepada Daniella Pierson, co-founder yang sudah lebih dahulu mengundurkan diri.

Sebelumnya, Teefey telah membantah tegas tuduhan terkait disfungsi internal maupun isu pribadi yang beredar. Ia menyebut tuduhan tersebut berasal dari "beberapa mantan karyawan yang sakit hati dan menyebarkan kebohongan."

Wondermind pertama kali diluncurkan pada 2021/2022 dengan fokus pada konten kesehatan mental.

Startup ini sempat menarik perhatian publik hingga mencapai valuasi hampir 100 juta dolar AS pada pendanaan awal sebelum akhirnya menghadapi krisis internal dan gugatan hukum saat ini.

(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO