×
Ad

Round Up

Kronologi Trisno PAS Band Meninggal, Alami Penyumbatan Darah di Otak

Febryantino Nur Pratama - detikPop
Senin, 03 Agu 2026 05:30 WIB
(Foto: Rifat Alhamidi) Pemakaman Trisno, basis Pas Band
Jakarta -

Bassist PAS Band Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 14.30 WIB. Trisno mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina, Bandung.

Musisi 55 tahun itu diketahui sempat berjuang melawan beberapa penyakit, termasuk ginjal. Dia juga mengalami komplikasi berupa penyumbatan pembuluh darah di otak yang mengharuskannya menjalani operasi.

Drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan kondisi kesehatan Trisno sudah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, sang bassist terlihat tidak lagi dalam kondisi prima dan mulai menunjukkan sejumlah gejala yang mengkhawatirkan.

"Tapi kita khawatir karena pusingnya karena apa? Karena sudah beberapa bulan ini almarhum emang udah nggak fresh lagi, ada sesuatu yang salah di badannya. Minum obat terus, minum, takut minum obat lagi, minum lagi, takut di sana udah ada indikasi gangguan di liver juga gitu. Dan kakinya udah mulai bengkak," kata Sandy saat ditemui di kediamannya di Depok, Jawa Barat, Sabtu akhir pekan lalu.

Trisno disebut sempat menolak saat diajak menjalani pemeriksaan ke rumah sakit meski kondisinya makin buruk. Rekan-rekannya sampai harus membujuk dengan keras agar ia bersedia mendapatkan penanganan medis.

Setelah akhirnya dibawa ke rumah sakit sekitar dua pekan lalu, tim dokter menemukan kondisi ginjal Trisno sudah berada dalam tahap yang sangat kritis.

"Wah, pada saat dibawa ke rumah sakit tuh nggak mau, ngelawan, nggak mau dibawa. Ya akhirnya dengan berusaha keras kita, akhirnya mau, dicek. Dua minggu yang lalu kita bawa ke rumah sakit dan dicek, akhirnya diketahui gagal ginjal. Sudah tinggal 5%," terang Sandy.

Tak hanya mengalami gagal ginjal, hasil pemeriksaan lanjutan juga mengungkap adanya dua penyumbatan pembuluh darah otak. Menurut Sandy, dokter menilai kondisi tersebut berisiko memicu stroke apabila tidak segera ditangani.

"Jadi menurut dokter ini harus dioperasi. Akhirnya dioperasi satu, sebelah kanan sini, dibuka," lanjut Sandy lagi.

Rumah duka Bambang Sutrisno atau Trisno Pas Band di Bandung. Foto: Wisma Putra/detikJabar

Operasi yang dijalani Trisno sempat dinyatakan berjalan dengan baik. Namun, setelah tindakan tersebut, ia mengalami kejang-kejang.

Sandy mengaku masih sempat menjenguk dan memberikan semangat kepada sahabatnya agar terus berjuang melawan penyakit yang diderita.

"Sudah setelah operasi alhamdulillah berhasil, tapi efek negatifnya adalah jadi kejang-kejang gitu. Berapa kali waktu saya nengok, saya ajak ngomong, 'Ayo Bro sembuh, sembuh'," pungkasnya.

Trisno dimakamkan di TPU Cikutra, Bandung, pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Pemakaman Trisno Pas Band Foto: Rifat Alhamidi




(fbr/aay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB