Trisno PAS Band Meninggal Dunia
Trisno wafat pada usia 55 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir sekitar sore hari waktu Jakarta.
Kabar ini pertama kali muncul dari cuitan Roberto Pieter, eks gitaris band Cokelat, lewat platform Threads. Dia menulis "RIP Trisno PAS Band" sebagai ucapan duka.
Lebih lanjut Roberto Pieter menyebut bahwa dia mendapat kabar ini lewat grup WhatsApp Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO). Di sana, manajer grup band Jamrud membagikan kabar itu.
Personel PAS Band kemudian mengkonfirmasi kematian Trisno. Lewat unggahan di akun resmi PAS Band, dia memberikan detail soal meninggalnya sang rekan seperjuangan.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kami, bassist kami @tris_noize jam 14.30 hari ini 1 Agustus 2026," tulisnya dilihat di Instagram.
Trisno meninggal karena sakit. "Trisno kritis di ICU. Mohon dimaafkan segala kesalahan bro Tris," tulis akun @pasband.id.
Eno NTRL juga ikut berduka mendengar kabar Trisno PAS Band meninggal. "A humble person. Allah memiliki rencana yang berbeda untukmu. Istirahatlah dengan tenang saudara," tulisnya.
Trisno diketahui mengidap beberapa penyakit komplikasi seperti gangguan liver, darah tinggi, hingga ginjal. Fungsi ginjalnya yang sudah berkurang membuat dia harus rutin melakukan cuci darah.
Kondisi kesehatannya memburuk pada Juli tahun ini dan sempat dibawa ke RS dalam kondisi lemah. Dia juga disebut mengalami penyumbatan di kepala dan harus menjalani operasi.
Trisno aktif bersama PAS Band pada era 90an, nge-band bareng Yukie, Bengbeng, dan Richard Mutter. PAS Band menjadi ikon pada era tersebut karena keberaniannya dalam mengedarkan musik tanpa label.
(aay/mau)
