Pesan Terakhir D4vd Sebelum Bunuh Celeste Rivas Terungkap
Saat sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membuka pesan teks antara pria bernama asli David Anthony Burke dan Rivas Hernandez tersebut. Jaksa merinci pesan-pesan terakhir sebelum korban dibunuh hingga dimutilasi tubuhnya pada April 2025.
Detektif di Departemen Kepolisian Los Angeles, Corey Farrell, mengatakan D4vd dan Rivas berdebat tentang persahabatannya dengan perempuan lain. Rivas yang saat itu berusia 14 tahun menulis pada 22 April 2025.
"Kau benar-benar mengatakan akan mengakhiri persahabatanmu hanya untuk berteman dengannya ketimbang denganku, itu mengganggu dan menjijikkan bagiku, David," tulis Rivas.
D4vd menjawab, "Apa yang kukatan? Aku akan mengakhiri persahabatanku denganmu demi dia?"
Rivas pun mengirim pesan singkat kepadanya bahwa dia akan mengakhiri karier dan hidup dari David. Esok harinya pada 23 April 2025, hari yang diklaim jaksa sebagai hari pembunuhannya, Rivas meminta untuk bertemu D4vd. Dia bilang, akan memberikan satu kesempatan lagi buat ngomong hal yang sejujurnya.
Rivas juga mengancam akan membongkar semua rahasia tentangnya kalau dia melihat D4vd bersama sahabat perempuannya lagi.
Pesan singkat dari malam itu menunjukkan bahwa D4vd memesan Uber untuk Rivas Hernandez dari dekat rumahnya di Lake Elsinore, California, ke kediamannya di West Hollywood. Dia juga kirim pesan singkat pukul 20.34 dengan informasi terbaru tentang Uber, yang dibalasnya dengan tulisan 'OK'.
Pada pukul 22.01, dia mengirim pesan singkat kepadanya, "Ayah tersayang, aku hampir sampai, buka pintu rumahmu kalau kau di rumah."
D4vd pun membalasnya dengan berkata, "Baiklah". 10 menit berikutnya, "Gerbang terbuka, pintu tidak terkunci."
Tim kepolisian percaya Rivas meninggal antara pukul 22.10 dan 22.30. Jaksa juga bilang peristiwa itu direncanakan oleh D4vd. "Faktanya, terdakwa langsung pergi ke Santa Barbara County setelah korban meninggal, berusaha membuang barang-barang milik korban dan menghancurkan bukti," lanjut berkas tersebut.
Setelah berakhirnya sidang pendahuluan D4vd, Hakim Los Angeles Charlaine Olmedo memutuskan bahwa ada cukup bukti untuk mengadili penyanyi tersebut atas pembunuhan dan pemotongan tubuh Rivas Hernandez.
