Kondisi Terkini Makam Vidi Aldiano Usai 2 Lampu Solar Panel Dicuri
Berdasarkan pantauan pada Sabtu (12/9/2026), bekas hilangnya dua lampu tersebut hanya terlihat dari lubang kecil di tanah dekat tepi rumput. Sebelumnya, area itu menjadi titik pemasangan tiang lampu solar panel milik keluarga untuk menerangi makam saat sore hingga malam.
Tiang penyangga beserta panel surya di bagian atasnya kini sudah tidak ada. Tidak terlihat kerusakan lain di sekitar pusara akibat kejadian tersebut.
Meski fasilitas penerangan hilang, kondisi makam Vidi secara keseluruhan masih bersih dan rapi. Rumput hijau di atas pusara juga tampak lebat, segar, dan dipangkas dengan baik.
Batu nisan berbentuk lempeng batu alam berwarna abu-abu gelap masih berdiri kokoh. Kaligrafi Arab serta tulisan nama Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto di permukaannya juga terlihat bersih.
Dua kuntum mawar biru diletakkan di atas nisan, sementara rangkaian bunga berwarna biru, putih, dan ungu tua berada di dalam vas di belakang pusara.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun. Pelantun Status Palsu itu kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada 8 Maret, dengan keluarga besar dan sang istri, Sheila Dara Aisha, mendampinginya.
Vidi sebelumnya berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga yang pertama kali didiagnosis pada akhir 2019. Selama bertahun-tahun, ia menjalani berbagai pengobatan, termasuk operasi pengangkatan salah satu ginjal di Singapura dan terapi berkala yang kerap ia sebut sebagai spa day.
Di tengah perjuangannya melawan penyakit, Vidi tetap berkarya dan membagikan semangat positif kepada banyak orang hingga akhir hayatnya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
