Pangeran Harry Kalah dalam Gugatan Lawan Daily Mail, Rugi Rp 900 M

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
CARPINTERIA, CALIFORNIA - SEPTEMBER 20: Meghan Markle, Duchess of Sussex, attends the One805LIVE! 2025 concert benefiting first responders on September 20, 2025 in Carpinteria, California. (Photo by Scott Dudelson/Getty Images for ABA)
Foto: Scott Dudelson/Getty Images for ABA
Jakarta - Pengadilan Inggris memutuskan kasus gugatan Pangeran Harry yang melawan raksasa penerbitan Daily Mail dan Associated Newspapers kalah. Pada 7 Juli, Hakim Inggris Matthew Nicklin memutuskan kemenangan telak bagi pers secara umum.

"Associated Newspapers menyambut baik putusan hari ini, yang merupakan kemenangan besar bagi Daily Mail dan para jurnalisnya, dan bagi pers bebas secara umum," kata juru bicara Associated Newspapers dalam pernyataan, seperti dilansir dari E! News, Rabu (8/7/2026).

Gugatan yang diajukan sejak 2022, para penggugat menuduh perusahaan surat kabar itu melakukan retas telepon seluluer, penyadapan telepon rumah, dan ada 97 tuduhan terpisah.

Setelah putusan tersebut, Associated Newspapers memuji Hakim Nicklin atas putusannya yang 'menerima kejujuran bukti para jurnalis kami tentang bagaimana mereka mendapatkan sumber berita mereka'. Menurut mereka, tuduhan Pangeran Harry gak masuk akal.

"Gugatannya adalah upaya pencarian informasi oleh para penggugat dan tim hukum mereka dalam kampanye yang bermotivasi politik untuk membungkam pers bebas," katanya.

"Reputasi para jurnalis kami yang jujur dan pekerja keras telah dicemarkan secara mengerikan, dan hari ini mereka telah dibebaskan," sambung penerbit dalam sebuah pernyataan.

Setelah keputusan pengadilan, Harry dan penggugat lainnya, Doreen Lawrence, menyatakan kecewa atas hasil ketok palu dari hakim. "Meskipun para Penggugat mengajukan bukti, jurnalis Daily Mail hanya memberikan penolakan, dan pengadilan memilih untuk mempercayai mereka tanpa kritik," kata tim kuasa hukum.

Persidangan dibuka awal Januari 2026, Harry awalnya mengajukan dua gugatan terhadap perusahaan surat kabar lainnya. Salah satunya dimenangkan dan satunya lagi kalah dalam melawan kasus peretasan telepon Daily Mail.




(tia/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO