Round-Up
Dede Sunandar Akui KDRT dan Kembalikan Istri ke Orang Tua
Setelah 12 tahun membina rumah tangga, keduanya kini sepakat untuk berpisah secara baik-baik.
Mengakui Adanya KDRT
Dede secara terang-terangan mengakui pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Karen namun sudah cukup lama terjadi.
Baca juga: Pengakuan KDRT Versi Dede Sunandar |
Menurut Dede, Karen kembali membahas KDRT ini karena sakit hati. Ia tak masalah dan memilih untuk menyelesaikan masalah keluarganya dengan Karen.
"Sudah lama banget itu, terus yang KDRT sudah lama banget. Diungkit lagi mungkin ada rasa sakit hatinya dia," ujar Dede Sunandar di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).
Ia menyatakan rasa penyesalannya dan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Dede mengaku sudah meminta maaf secara langsung kepada Karen dan keluarganya atas tindakan tersebut.
Alasan Versi Dede Sunandar
Meski mengakui kesalahannya, Dede memberikan penjelasan mengenai pemicu emosinya saat itu. Ia mengaku merasa sakit hati karena mendengar kabar istrinya membawa teman pria ke rumah dan melakukan aktivitas minum-minuman saat ia sedang bekerja di luar kota.
Dede juga merasa kesal karena sang istri pernah berujar kepada orang lain seolah-olah tidak memiliki suami.
"Aku di luar kota dengarnya nggak srek makanya terjadi itu. Intinya salahlah KDRT itu nggak benar, Dede akui salah, Dede minta maaf sama dia," tegasnya
Namun, ia menyadari bahwa reaksi emosionalnya yang berujung kekerasan tetaplah salah.
Memulangkan Istri dan Kesepakatan Pisah
Dede mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjatuhkan talak dan secara resmi mengantarkan Karen kembali ke rumah orang tuanya.
Proses pemulangan ini dilakukan secara baik-baik di hadapan saksi dan pihak keluarga. Keduanya sepakat bahwa hubungan pernikahan mereka sudah tidak bisa dipertahankan lagi demi kebaikan bersama.
Komitmen Terhadap Anak
Walaupun memutuskan untuk jalan masing-masing, Dede menekankan bahwa komunikasi dengan keluarga Karen masih terjaga, terutama terkait urusan anak.
Ia dan Karen berkomitmen untuk tetap bekerja sama dalam membesarkan ketiga buah hati mereka karena baginya, tidak ada istilah "bekas anak."
Kini, Dede mengaku hanya bisa pasrah dan memilih untuk fokus menjalani kehidupannya masing-masing sambil tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai ayah.
(ass/pus)











































