Kronologi Rumah Rihanna Ditembaki Seorang Wanita Pakai Senapan AR-15
Kediaman pribadi bintang pop dunia, Rihanna, menjadi sasaran penembakan brutal yang dilakukan oleh seorang wanita dari dalam sebuah mobil mewah.
Meski peluru dilaporkan menembus dinding bangunan utama, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Kronologi Penembakan
Menurut keterangan resmi dari Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD), peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.15 waktu setempat.
Tersangka, yang belakangan diidentifikasi oleh petugas sebagai Ivanna Ortiz (35) asal Florida, dilaporkan memarkirkan mobil Tesla putihnya tepat di depan gerbang properti milik penyanyi asal Barbados tersebut.
Audio dari rekaman radio kepolisian (dispatch) menunjukkan bahwa petugas menerima laporan adanya "sekitar 10 tembakan" yang dilepaskan ke arah rumah.
Senjata yang digunakan diduga kuat adalah senapan laras panjang jenis AR-15.
Senjata yang digunakan untuk menembak rumah Rihanna. Foto: Dok. Ist |
"Tersangka melepaskan beberapa tembakan dari dalam kendaraannya ke arah kediaman tersebut sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian," ujar Sersan Polisi Jonathan de Vera, juru bicara LAPD, dalam keterangannya kepada Los Angeles Times.
Kecepatan respons pihak berwenang menjadi kunci dalam penangkapan ini. Hanya berselang tiga menit setelah panggilan darurat 911 dilakukan, polisi berhasil melacak mobil tersangka.
Ivanna Ortiz ditangkap tanpa perlawanan di pusat perbelanjaan Sherman Oaks Galleria, yang berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi penembakan.
Dalam penggeledahan kendaraan, polisi menemukan barang bukti yang menguatkan aksi nekat tersebut.
"Saat mereka menghentikan tersangka dan membawanya ke dalam tahanan, petugas menggeledah kendaraan dan menemukan sebuah senapan serbu beserta tujuh selongsong peluru," kata juru bicara LAPD lainnya, Armen Arias.
Kondisi Rihanna dan Keluarga
Saat serangan terjadi, Rihanna (38) dikonfirmasi sedang berada di dalam rumah.
Berdasarkan laporan dari beberapa sumber media AS, pasangannya, rapper A$AP Rocky, beserta ketiga anak mereka-RZA, Riot Rose, dan bayi mereka yang baru berusia 5 bulan-juga diyakini berada di lokasi saat kejadian.
"Tidak ada luka yang dilaporkan dalam insiden ini," tegas Sersan Jonathan de Vera untuk meredakan kekhawatiran publik.
Meskipun fisik mereka selamat, satu peluru dilaporkan berhasil menembus dinding eksterior bangunan utama, sementara peluru lainnya mengenai gerbang dan sebuah kendaraan RV yang terparkir di area depan rumah.
Seorang sumber yang dekat dengan keluarga menyatakan kepada media bahwa meskipun situasi tersebut sangat menakutkan, kondisi keluarga dalam keadaan baik.
"Mereka semua baik-baik saja," ungkap sumber tersebut singkat.
Motif Masih Misterius
Hingga saat ini, Ivanna Ortiz telah didakwa atas tuduhan percobaan pembunuhan. Berdasarkan catatan penjara, uang jaminan untuk tersangka ditetapkan sebesar $10,2 juta (sekitar Rp158 miliar).
Pihak kepolisian masih terus menyelidiki motif di balik serangan ini. Hingga kini, belum ditemukan adanya hubungan langsung antara tersangka dengan Rihanna atau A$AP Rocky.
Perwakilan resmi dari pelantun lagu "Diamonds" tersebut juga belum mengeluarkan pernyataan publik mengenai peristiwa traumatis ini.
Kasus ini menambah daftar panjang gangguan keamanan yang dialami Rihanna. Sebelumnya pada 2018, seorang pria pernah ditangkap setelah membobol rumahnya di Hollywood Hills dan menghabiskan waktu 12 jam di sana sebelum akhirnya diamankan petugas.
(ass/tia)












































