Fuji Trauma hingga Butuh Psikiater Usai 2 Kali Dikhianati Orang Terdekat

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Liburan Fuji An
Fuji (Foto: Fuji An/Instagram)
Jakarta - Selebgram Fujianti Utami lagi-lagi harus menghadapi pengalaman pahit setelah dua kali ditipu oleh orang yang pernah bekerja dengannya. Kejadian itu ternyata bukan cuma bikin rugi secara materi, tapi juga berdampak besar ke kondisi mentalnya.

Fuji mengaku sempat merasa terpuruk sampai butuh bantuan profesional.

"Itu lumayan ya kena psikis dan mental, agak PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) dikit tapi ya udahlah," kata Fuji saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Perempuan 23 tahun itu menyebut, tekanan yang ia alami membuatnya mulai merasakan berbagai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Ia merasa gelisah, sering panik, dan kehilangan rasa percaya pada orang-orang di sekitarnya.

"Aku bingung mau ngobrolin ke siapa karena ngobrolin ke teman oke, keluarga oke, tapi aku ngerasa kayaknya butuh orang yang lebih paham, lebih dalam lagi, biar nggak gila," katanya.

Dua kali dikhianati orang dekat juga mengubah cara Fuji memandang orang baru dalam hidupnya. Ia jadi lebih waspada dan sering berpikir negatif saat berkenalan dengan orang lain.

"Karena aku ngerasa kayak jadinya ngelihat semua orang itu jadi beda gitu lho. Walaupun orang nggak jahat sama aku ya, orang baru kenal atau teman-teman aku, kayak kalau ngelihat tuh kayak, 'Lu mau apa dari gue ya?'" kata Fuji.

Meski begitu, Fuji bersyukur karena kondisinya kini mulai membaik setelah rutin konsultasi ke psikiater. Ia merasa lebih tenang dan pelan-pelan bisa mengontrol rasa cemas yang sempat muncul.

Pengalaman pahit ini juga bikin Fuji jauh lebih selektif dalam memilih orang untuk masuk ke dalam tim kerjanya. Ia tak ingin kejadian serupa terulang lagi di masa depan.

Sebagai catatan, Fuji dua kali melaporkan eks pekerjanya ke polisi. Kasus pertama melibatkan mantan manajernya, Batara Ageng, yang merugikannya hingga Rp 1,3 miliar. Batara akhirnya dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara 2,5 tahun.

Terbaru, Fuji kembali melaporkan eks staf admin media sosialnya atas dugaan penipuan dan penggelapan dana dengan nilai kerugian mencapai Rp 1 miliar. Saat ini, laporan tersebut sudah naik ke tahap penyidikan di Polres Jakarta Selatan.


(dar/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO