Cerai dari Chris Martin Bikin Gwyneth Paltrow Kehilangan Peran Film

Dicky Ardian
|
detikPop
BEVERLY HILLS, CALIFORNIA - OCTOBER 25: Gwyneth Paltrow attends Veuve Clicquot Celebrates 250th Anniversary with Solaire Exhibition on October 25, 2022 in Beverly Hills, California. (Photo by Frazer Harrison/WireImage)
Gwyneth Paltrow (Foto: WireImage/Frazer Harrison)
Jakarta - Perceraian sering datang dengan efek samping, termasuk di Hollywood. Gwyneth Paltrow mengaku keputusannya berpisah dari Chris Martin pada 2014 tak hanya mengakhiri rumah tangga mereka, tapi juga berdampak langsung ke kariernya.

Dalam siniar Good Hang with Amy Poehler, aktris berusia 53 tahun itu mengungkap bahwa kabar perceraiannya membuat sebuah proyek film menarik diri dan membatalkan kerja sama dengannya.

"Saya seharusnya bermain dalam sebuah film pada saat itu," kata Paltrow dikutip dari New York Post, Jumat (9/1/2025).

"Dan itu tepat setelah perpisahan sadar dengan Chris, dan ada banyak hal buruk di media."

Ia menduga keputusan tersebut diambil karena situasi pribadinya saat itu dianggap terlalu sensitif untuk diangkat ke layar lebar.

"Dan saya pikir distributornya berkata, 'Ini mungkin terlalu sensitif untuk disentuh,'" katanya.

"Jadi, itu luar biasa sekali, saya sedang bercerai dan kemudian saya dipecat. Itu sangat luar biasa."

Gwyneth Paltrow dan Chris Martin menikah pada 2003 dan mengumumkan perpisahan mereka pada 2014. Namun, proses perceraian baru benar-benar rampung dua tahun kemudian, tepatnya pada 2016.

Selama pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak, seorang putra dan seorang putri.

Gwyneth Paltrow akhirnya kembali membuka lembaran baru. Ia menikah dengan sutradara, produser, sekaligus penulis televisi Brad Falchuk pada 2018. Meski begitu, ia menegaskan hubungannya dengan Chris Martin tetap terjaga dengan baik.

Dalam wawancara dengan Evening Standard pada 2019, Gwyneth Paltrow menyebut hubungan mereka justru lebih sehat setelah berpisah.

"Saya rasa saya dan Chris memang ditakdirkan untuk bersama dan memiliki anak," kata Paltrow.

"Tetapi hubungan kami jauh lebih baik seperti ini: berteman, menjadi orang tua bersama, dan keluarga."

"Struktur keluarga dapat diciptakan kembali dan perceraian tidak harus menghancurkan. Itu tidak harus menjadi akhir dari hubungan Anda dengan seseorang," katanya lagi.

Di sisi lain, Chris Martin juga pernah jujur soal dampak emosional dari perpisahan tersebut. Pada 2016, vokalis Coldplay itu mengaku mengalami masa sulit sebelum akhirnya berdamai dengan keadaan.

"Itu selalu ada di media, tetapi saya memiliki perpisahan-perceraian yang sangat indah," katanya kepada The Sunday Times.

"Ini perceraian, tapi perceraian yang aneh," imbuhnya.


(dar/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO