Gwyneth Paltrow Ungkap Rahasia di Balik Adegan Intim Bersama Ethan Hawke

Asep Syaifullah
|
detikPop
Great Expectation (1998)
Foto: Dok. 20th Century Fox
Jakarta - Bagi para penonton film Great Expectations (1998), adegan antara Gwyneth Paltrow dan Ethan Hawke, mungkin terlihat sangat artistik dan penuh chemistry.

Namun, dalam sebuah wawancara terbaru bersama Vanity Fair (29/12), Paltrow dan Ethan mengungkapkan realitas yang jauh berbeda. Ia menyebut, proses syuting adegan seks dengan Hawke sebagai salah satu momen paling canggung dalam kariernya.

Paltrow, yang saat itu merupakan salah satu bintang muda terbesar di Hollywood, menjelaskan meski ia sangat menghormati Ethan Hawke sebagai aktor, melakukan adegan intim di depan kamera tetaplah sebuah pengalaman yang aneh dan tidak alamiah.

Dalam artikel tersebut, dijelaskan bahwa adegan tersebut dilakukan di bawah arahan sutradara Alfonso CuarΓ³n. Paltrow, menyoroti bagaimana elemen teknis mulai dari kru yang menonton hingga instruksi sutradara seringkali membunuh suasana romantis yang seharusnya dirasakan penonton.

"Melakukan adegan seks dengan Ethan Hawke adalah salah satu hal paling aneh yang pernah saya lakukan. Kamu berada di sana, ada sekitar 60 kru pria yang melihatmu, dan seseorang berteriak 'Oke, sekarang geser kaki kananmu ke sini!' Itu sama sekali tidak romantis."

"Saya sangat menyukai Ethan, dia aktor yang luar biasa dan sangat cerdas. Tapi ada sesuatu yang sangat teknis tentang cara Alfonso [CuarΓ³n] mengarahkan adegan itu. Itu terasa sangat mekanis, hampir seperti koreografi balet yang sangat kaku, padahal seharusnya terlihat seperti gairah yang meluap."

Hawke kemudian memeragakan kembali bagaimana mengingat CuarΓ³n menggambarkan adegan tersebut dengan sangat detail.

"'Kamera akan turun ke perutmu, lalu naik ke payudaramu, dan kemudian akan menuju wajahmu saat kau mencapai ekstasi,'" kenang Hawke.

"'Dan kemudian saat kau mencapai ekstasi, cahaya akan meledak seperti matahari!'"

Great Expectation (1998)Great Expectation (1998) Foto: Dok. 20th Century Fox

Saat Paltrow tertawa sambil menutupi wajahnya, Hawke menambahkan, "Aku ingat menatap Gwyneth, dan Gwyneth berkata, 'Alfonso...aku tidak akan pernah melakukan itu.'"

Kemudian, ia menjelaskan adegan yang dipotong tersebut seharusnya menampilkan karakternya, Estella, menerima seks oral dari Finnegan Bell yang diperankan oleh Hawke.

Paltrow mengaku ingat persis mengapa menolak adegan itu. Ia menjelaskan, itu lebih berkaitan dengan reaksi keluarganya daripada reaksinya sendiri.

"Saya langsung berpikir, 'Ya Tuhan, ayah saya akan terkena serangan jantung,'" kenangnya.

Ia pun gak menyangka jika adegan yang dilakukan keduanya di film itu ternyata terasa cukup nyata.

"Saat saya menontonnya kembali sekarang, saya berpikir, 'Wah, kami terlihat sangat meyakinkan.' Tapi di dalam hati, saya hanya ingat betapa keringat dinginnya saya saat itu dan betapa saya hanya ingin segera pulang dan makan pasta."

Kisah ini memberikan perspektif baru bagi penggemar film tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik "keajaiban" sinema. Paltrow ingin menekankan, pekerjaan akting seringkali menuntut seseorang untuk mengesampingkan rasa malu demi estetika visual yang diinginkan sutradara.

Meski canggung, hasil kerja keras mereka terbayar. Great Expectations tetap dianggap sebagai salah satu film paling visual dan berkesan di era 90-an, di mana chemistry antara Paltrow dan Hawke menjadi pusat emosional dari ceritanya.

Menarik ya bagaimana kenyataan di balik layar seringkali 180 derajat berbeda dari yang kita lihat di bioskop.


(ass/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO