Round Up

Respons Pandji Pragiwaksono Ada yang Suka dan Benci Mens Rea

Tim detikPop
|
detikPop
Mens Rea Pandji Pragiwaksono.
Foto: Pandji Pragiwaksono
Jakarta - Tayangan spesial Pandji Pragiwaksono di Netflix, Mens Rea, jadi topik hangat sepanjang pekan. Bisa dibilang acara ini viral karena banyak hal-hal 'berani' yang blak-blakan diutarakan Pandji.

Ada yang mengkritik, ada yang santai saja menanggapinya. Menghadapi respons penonton, Pandji tegas bahwa dia gak merasa menyesal menayangkan Mens Rea untuk publik yang lebih luas.

FYI guys, Mens Rea yang tayang di Netflix ini merupakan rekaman dari tur stand up Pandji di Indonesia Arena tahun lalu.

"Gue udah tahu pasti akan ada yang suka dan akan ada yang gak suka. Itu sangat biasa," ujar Pandji dalam siaran langsung Instagram-nya jelang akhir pekan ini, dilansir Sabtu (10/1/2026).

"Karena dari gue bikin Mens Rea, gue bercita-cita supaya sebanyak-banyaknya orang yang nonton Mens Rea," lanjut Pandji.

Mens Rea yang kini dianggap banyak orang menjadi boomerang buat Pandji, justru tak membuat komika 46 tahun ini senang.

"Tapi gue sama sekali gak menyesal. Gue bahkan happy, happy banget bahkan, sangat happy. Positifnya jauh lebih besar dari negatifnya," tutur Pandji.

Sebelumnya Pandji menerima respons keras dari sebuah organisasi bernama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Dia dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi pertunjukan komedi bertajuk Mens Rea.

Laporan tersebut dilayangkan pada Rabu (7/1/2026), dengan sejumlah barang bukti berupa rekaman dan materi yang disampaikan Pandji dalam Mens Rea.

Materi tersebut dinilai mengandung unsur yang merendahkan serta berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Di sisi lain Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil menegaskan kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU tersebut bukan bagian dari struktur resmi NU.

"Kalau representasi PBNU jelas tidak," tegas Gus Ulil dalam keterangannya kepada media.

Gus Ulil juga menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan sosial dan demokrasi. Ia menyayangkan komedian justru harus berhadapan dengan proses hukum karena materi lawakan.

"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji," katanya.

Adapun Mens Rea mulai tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025. Spesial show ini ditayangkan tanpa sensor dan dapat disaksikan secara penuh di platform tersebut.

Dalam Mens Rea, Pandji menjadikan panggung sebagai ruang untuk membahas berbagai isu sosial dan politik terkini dengan gaya observasi yang tajam dan berani.

Pandji menyoroti carut-marut perpolitikan pasca-Pemilu 2024, menguliti perilaku pejabat publik, hingga menyinggung sejumlah tokoh besar yang kerap dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka.

Materi yang dibawakan dinilai relevan dengan kondisi demokrasi Indonesia, dibalut komedi satir yang tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga mengajak penonton berpikir.

(pig/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO