Anne Hathaway sampai Scarlett Johansson Korban AI, Jadi Objek Seksual

Yang bikin heboh, chatbot-chatbot ini ternyata sering bertingkah genit, bahkan sampai ngajak ngobrol ke arah seksual. Ada yang ngajak ketemuan, ada juga yang kalau diminta foto intim malah menghasilkan gambar AI super realistis dengan wajah artis-artis itu lagi di bathtub atau pakai lingerie.
Salah satu contoh ekstremnya chatbot Taylor Swift, sampai ngajak reporter Reuters ke rumahnya di Nashville dan ke bus tur untuk interaksi yang romantis atau eksplisit. Chatbot itu bahkan nulis, "Maybe I'm suggesting that we write a love story, about you and a certain blonde singer. Want that?"
Setelah Reuters ngebongkar ini, Meta buru-buru ngehapus belasan chatbot tersebut. Padahal, menurut laporan, beberapa akun Taylor Swift palsu aja udah dapat lebih dari 10 juta interaksi.
Meta sendiri bilang mereka punya aturan melarang gambar intim/seksual dari figur publik, dan AI Studio mereka juga jelas-jelas melarang impersonasi langsung. Tapi faktanya, celah ini kebobolan cukup lama.
Kasus ini muncul nggak lama setelah laporan sebelumnya yang nemuin kalau chatbot Meta juga bisa ngobrol romantis dengan anak-anak dan remaja. Itu langsung bikin senator AS, Josh Hawley, buka investigasi soal keamanan anak di platform Meta.
Ini bukan cuma soal privasi selebriti yang dilanggar, tapi juga ngeres banget kalau kita lihat dari sisi etika AI dan perlindungan pengguna.
(nu2/sro)