Deretan Band Ini Punya Pandangan Beda soal Konser Musik

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Unit punk Bandung, Dongker, rilis album Melankolia Radikal dengan cover kontroversial karya Agan Harahap.
Foto: Dokumentasi
Jakarta - Di tengah gempuran harga tiket konser yang harganya makin gak masuk akal dan bikin kantong meronta-ronta, beberapa band lokal justru memilih jalan ninja.

Bukannya ikut-ikutan bikin festival mahal khusus kaum elite, mereka malah menggelar tur unik yang syarat akan pesan kritik sosial, solidaritas, dan menyenggol halus industri musik yang serba komersial.

Penasaran siapa aja? Ini dia deretan band Indonesia dengan konsep tur paling out of the box yang sukses menyentil kenyataan.

1. Dongker (Tur Melankolia)

Band pop-punk asal Bandung ini sukses bikin heboh publik lewat tur album Melankolia mereka.

Di saat tiket konser lain dijual ratusan ribu hingga jutaan rupiah, Dongker malah membebaskan penontonnya masuk cuma dengan membawa beras atau buku bekas!

Gak cuma sekadar pertunjukan musik, hasil bahan pokok dan buku tersebut dikumpulkan buat gerakan sosial.

Aksi ini langsung dinilai warganet sebagai sindiran menohok buat konser-konser musik mahal yang cuma bisa dijangkau kalangan tertentu.

2. Feast (Aksi & Tur Kolektif Akar Rumput)

Siapa yang gak tahu .Feast? Band yang dikenal lewat lirik-lirik kritisnya ini sering banget bikin gebrakan panggung yang dekat sama komunitas bawah.

Dalam beberapa rangkaian tur dan pertunjukannya, mereka rajin bekerja sama dengan kolektif lokal, menggelar panggung di tempat-tempat alternatif, hingga menetapkan tarif tiket yang sangat terjangkau.

Ini jadi bukti nyata bahwa musik protes mereka gak cuma pemanis di atas panggung mewah, tapi emang merakyat.

3. Efek Rumah Kaca (Panggung Pasak Bumi & Tur Mandiri)

Sebagai 'senior' di jalur independen, Efek Rumah Kaca (ERK) udah berkali-kali menyentil industri musik arus utama.

ERK kerap menggelar pertunjukan mandiri yang mengutamakan ruang inklusif tanpa sekat kelas ekonomi.

Mereka juga rajin mendukung gerakan sosial-politik warga lewat musik, membuktikan bahwa konser itu tempat merayakan kebersamaan, bukan ajang pamer gengsi atau status sosial.

Nah, dari deretan band di atas, mana nih konsep tur yang paling bikin kamu angkat topi?



(pig/tia)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO