Hilangnya Respek Fans untuk Taka ONE OK ROCK
Sebelumnya, Taka memberikan komentar dukungan melalui Instagram Story Ed Sheeran setelah penyanyi asal Inggris tersebut membahas situasi sulit yang dihadapinya dalam kontroversi tur.
"Ed, that took courage. To me, you're a mirror. Nothing but respect," tulis Taka.
Dukungan itu kemudian menuai kritik karena muncul saat keputusan pencoretan Macklemore dari tur Ed Sheeran masih menjadi perdebatan. Macklemore diketahui menyuarakan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya sebagai salah satu musisi pembuka konser di Amerika Serikat.
Setelah menyampaikan pernyataan pro-Palestina, Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari sisa rangkaian tur tersebut. Pihak promotor menyebut adanya venue yang tidak mengizinkan sang rapper tampil, sementara sejumlah musisi pendamping Ed memilih mundur sebagai bentuk solidaritas.
Dalam situasi tersebut, sebagian penggemar menilai dukungan Taka kepada Ed kurang sensitif terhadap persoalan kemanusiaan di Palestina. Kritik juga muncul karena Taka sebelumnya dikenal melalui karya ONE OK ROCK yang kerap membawa pesan tentang isu sosial dan kemanusiaan.
Taka kemudian memberikan klarifikasi melalui Instagram Story. Ia meminta maaf apabila pernyataannya menimbulkan kesalahpahaman dan menjelaskan bahwa dukungan tersebut disampaikan karena Ed merupakan temannya yang sedang menghadapi situasi sulit.
"If I caused any misunderstanding, I'm sorry, everyone. I just couldn't stay silent seeing a friend of mine in that situation," tulis Taka.
Dalam penjelasan berikutnya, Taka menegaskan dukungannya kepada Ed bukan bentuk keberpihakan terhadap posisi politik tertentu. Ia juga menyatakan menolak perang dan kekerasan terhadap anak-anak maupun warga sipil.
Taka turut menyampaikan pandangannya soal kebebasan seniman dalam menyuarakan pendapat. Menurutnya, setiap artis memiliki hak untuk menyampaikan sikap masing-masing dan tidak seharusnya dilarang tampil hanya karena pandangan pribadi.
Namun, klarifikasi tersebut tidak menghentikan respons dari fanbase ONE OK ROCK Indonesia, @oneokerock_indo. Pada 21 September, akun tersebut mengunggah pernyataan yang mengungkapkan kekecewaan terhadap perbedaan antara pesan yang mereka tangkap dari karya ONE OK ROCK dan sikap orang-orang di baliknya.
"Pada awalnya, bagi kami, album Detox merupakan sebuah bentuk pendobrak terhadap situasi dunia yang sedang mengalami berbagai persoalan. Namun, kami kemudian melihat adanya perbedaan makna antara pesan yang kami tangkap dari album tersebut dengan sikap orang-orang yang membuatnya. Hal ini menjadi sesuatu yang sulit untuk kami terima," tulis akun @oneokerock_indo pada 21 September.
Fanbase tersebut kemudian mengumumkan pembatalan kerja sama dengan sejumlah event yang sebelumnya telah direncanakan. Keputusan itu berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.
"Oleh karena itu, One Ok Rock Indonesia memutuskan untuk membatalkan kerja sama dengan event-event yang sebelumnya telah kami rencanakan, sampai waktu yang belum dapat kami tentukan," lanjut mereka.
(dar/aay)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
