Petisi Copot P!nk dari UNICEF Tembus 195 Ribu Tanda Tangan
Bardem mengunggah ulang sejumlah postingan melalui Instagram Stories sejak Senin (21/9/2026). Unggahan tersebut mengajak para pengikutnya menandatangani petisi Change.org yang menyoroti respons P!nk terhadap pernyataan pro-Palestina Macklemore.
Petisi yang diluncurkan pada 11 September oleh kelompok bernama Swifties Against Genocide itu telah mengumpulkan lebih dari 195 ribu tanda tangan. Pihak pembuat petisi menilai komentar P!nk "tidak sesuai dengan peran seorang Duta UNICEF" dan meminta organisasi tersebut mengambil tindakan tegas dengan mencopot sang penyanyi.
Kontroversi ini bermula ketika Macklemore menyampaikan pernyataan terkait Palestina dalam konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September. Saat itu, ia menyerukan agar semua manusia diperlakukan dengan bermartabat, hormat, dan setara.
Rapper tersebut juga meminta masyarakat di Gaza dan Tepi Barat mengetahui bahwa mereka tidak dilupakan. Ia kemudian meneriakkan "Free Palestine" sebelum membawakan lagu Hind's Hall, sementara cuplikan dari Gaza ditampilkan di layar panggung.
Pernyataan Macklemore itu kemudian dikritik oleh P!nk. Ia membagikan unggahan dari grup StopAntisemitism yang menyebut penampilan sang rapper sebagai propaganda anti-Israel, sekaligus membantah pernyataannya mengenai tindakan Israel di Gaza yang disebut sebagai genosida.
P!nk lantas memberikan penjelasan panjang melalui media sosial. Ia mengatakan bahwa dirinya gak sepakat dengan seluruh bahasa yang digunakan dalam unggahan yang sebelumnya ia bagikan.
"Unggahan ulang bukanlah sebuah pernyataan, dan meme bukanlah sebuah pendirian," tulisnya.
"Media sosial membuat kita semua murahan dan cepat, dan kita semua mengetahuinya," sambungnya.
P!nk juga menegaskan bahwa keberatannya bukan ditujukan pada seruan Macklemore "Bebaskan Palestina" ataupun hak sang rapper untuk menyampaikannya. Ia menyebut gak pernah meminta agar Macklemore kehilangan tempat dalam tur Ed Sheeran.
"Saya tidak pernah meminta artis lain untuk dibungkam dan saya tidak meminta itu sekarang," katanya.
"Saya tidak perlu ada yang dipecat, dan saya tidak perlu pengembalian uang," lanjutnya.
P!nk menjadi duta UNICEF sejak 2015, dengan fokus pada peningkatan kesadaran terhadap program kesehatan dan nutrisi global organisasi tersebut untuk anak-anak.
Di sisi lain, Javier Bardem memang telah lama menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina. Pada tahun sebelumnya, ia termasuk di antara ribuan pekerja film yang menandatangani janji Film Workers For Palestine untuk gak bekerja sama dengan lembaga film Israel yang menurut kelompok tersebut terlibat dalam perang di Gaza.
Bardem kemudian menjelaskan aksi boikot tersebut ditujukan untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan dan lembaga, bukan individu Israel.
"Kami tidak melakukan diskriminasi terhadap siapa pun berdasarkan kewarganegaraan, ras, agama, atau jenis kelamin mereka," ucapnya.
Dalam ajang Oscar 2026, Bardem juga menyampaikan pesan yang sama ketika mempersembahkan penghargaan Film Internasional Terbaik. Ia berpendapat pekerja industri film perlu menggunakan platform mereka sebagai warga negara untuk mengecam ketidakadilan.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
