Chris Brown vs Everybody, Bikin RM dan J-Hope BTS Terseret Masalah

Pingkan Anggraini
|
detikPop
LAS VEGAS, NV - JANUARY 01:  Singer Chris Brown performs at Drais Beachclub - Nightclub at the Cromwell Las Vegas kicking off Drais LIVE 2016 on January 1, 2016 in Las Vegas, Nevada.  (Photo by Bryan Steffy/Getty Images for Drais Beachclub-Nightclub)
(Foto: Bryan Steffy) Chris Brown.
Jakarta - Kehadiran RM dan J-Hope BTS di konser Chris Brown pada 12 Agustus 2026 masih jadi perbincangan panas di kalangan netizen global.

Niat hati ingin menikmati hiburan musik, aksi dua member grup pop terbesar dunia ini justru memicu kontroversi panjang.

Ya, soalnya sosok Chris Brown di mata publik internasional bukanlah sekadar penyanyi R&B biasa, melainkan musisi dengan rekam jejak kelam yang sulit dimaafkan.

So, apa sih yang bikin publik geram dengan Chris Brown sampai sekarang?

Nama Chris Brown memang tidak pernah benar-benar 'bersih' dari sorotan negatif publik. Rekam jejak kekerasan yang melibatkan sang penyanyi terus membayanginya hingga hari ini.

Pada 2009 Chris Brown mengaku bersalah atas tindakan penganiayaan berat terhadap kekasihnya saat itu, Rihanna. Kasus brutal ini menghebohkan publik secara global.

Walau telah menjalani hukuman 5 tahun masa percobaan dan 180 hari pelayanan sosial, publik dunia tetap gagal lepas dari ingatan atas fakta kekerasan tersebut.

Bukannya berubah, pada 2023 Chris Brown kembali dinyatakan bersalah atas kasus penyerangan di sebuah kelab malam di London. Hal ini makin mempertegas stigma negatif yang melekat padanya.

Nah dari latar belakang Chris Brown ini membuat banyak orang mempertanyakan kehadiran RM dan J-Hope di konser itu. Tentunya dari beredarnya foto kehadiran mereka di konser tersebut jadinya berbuntut panjang.

The Pixel Project, sebuah organisasi internasional yang fokus pada isu pencegahan kekerasan terhadap perempuan, mengambil tindakan tegas terhadap RM BTS.

Padahal, dua tahun lalu nama RM sempat masuk ke dalam daftar 16 Male Role Models Helping to Stop Violence Against Women berkat pengaruh positifnya. Namun akibat kehebohan konser ini, The Pixel Project resmi menangguhkan status leader BTS tersebut tanpa batas waktu.

"Mulai hari ini, kami menangguhkan RM dari daftar role model pria kami untuk jangka waktu yang tidak ditentukan," tegas pernyataan resmi dari The Pixel Project.

Langkah ini diambil setelah organisasi tersebut menunggu respons resmi dari sang idol selama sepekan tanpa kepastian.

"The Pixel Project telah menunggu RM mengeluarkan pernyataan publik sebagai bentuk pengakuan terkait konser Chris Brown sebelum kami menanggiap kontroversi ini. Sudah satu minggu RM bungkam, dan kebisuan itu terasa begitu mencolok," lanjut mereka.

Kebisuan BTS di tengah polemik rekam jejak kekerasan Chris Brown ini pun kian memantik reaksi kecewa dari netizen dunia dan penggiat isu kemanusiaan.

So, kalau menurut kamu gimana?

(pig/aay)



Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO