Dadi Yudistira Eks Gitaris Superglad Meninggal Dunia
Kabar duka tersebut disampaikan melalui unggahan akun resmi Superglad di platform Threads pada Senin (29/6/2026).
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan Dadi Yudistira," tulis akun resmi Superglad.
Dalam unggahan itu juga, keluarga besar Superglad mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas segala dedikasi dan karya yang telah ditorehkan Dadi selama belasan tahun bersama band.
"Terima kasih atas dedikasi dan karya-karya hebatmu untuk musik Indonesia. Semoga mendapatkan tempat paling mulia di sisi Allah SWT. Rest in power," lanjut pernyataan tersebut.
Kepergian Dadi meninggalkan kesedihan mendalam bagi para sahabat dan kolega di industri musik. Sederet musisi tampak membanjiri kolom komentar untuk memberikan penghormatan terakhir. Mulai dari Iga Massardi hingga Awan .feast menuliskan ungkapan duka cita untuk Dadi dan keluarga besar Superglad.
Peran Dadi Yudistira di Superglad bukan sekadar pemain gitar. Ia adalah bagian dari fondasi awal band yang terbentuk pada 2003 ini. Nama Superglad sendiri merupakan akronim dari inisial para personel pendirinya, G dari Giox, L dari Lukman (Buluk), A dari Akbar, dan D dari Dadi Yudistira.
Di panggung, Dadi dikenal memiliki karakter permainan gitar yang unik. Jika Buluk identik dengan sound yang tebal dan low, Dadi hadir memberikan warna lewat petikan gitar yang vintage dan crunchy. Perpaduan keduanya lah yang membuat musik Superglad terasa kaya dan berenergi.
Setelah 13 tahun jatuh bangun bersama, Dadi akhirnya memutuskan untuk mundur dari Superglad pada 2019. Alasan kesibukan pekerjaan dan keinginan untuk mencurahkan waktu lebih banyak bagi keluarga menjadi faktor utama sang gitaris memilih cabut.
Momen emosional terjadi di panggung Synchronize Festival 2019, yang menjadi penampilan terakhir Dadi bersama Superglad sebelum akhirnya resmi berpisah jalan secara profesional.
Selama berkarier bersama Superglad, Dadi telah berkontribusi dalam melahirkan sembilan album, dimulai dari album debut The Superglad pada 2003 hingga terus mewarnai perjalanan diskografi band hingga album Kemarin Hari Ini Selamanya.
Selamat jalan, Dadi Yudistira. Karyamu akan selalu abadi di telinga para Hero, fans Superglad.
(pig/pus)











































