Cendana Versi Tagalog Dirilis, Aruma Wujudkan Mimpi Go Internasional
Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya sekaligus mewujudkan salah satu impian yang sudah lama ia simpan.
Penyanyi muda tersebut mengaku senang karena karyanya kini bisa dinikmati oleh pendengar di negara lain, khususnya Filipina yang dinilainya memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.
"Yang pastinya seneng banget karena it was one of my dream untuk bisa menembus jangkauan negara yang lebih banyak, apalagi negara yang dekat dengan kita sendiri gitu, Filipina gitu," ujar Aruma.
Di balik proses perilisan tersebut, Aruma mengaku menghadapi tantangan saat harus mempelajari pelafalan bahasa Tagalog agar setiap lirik dapat tersampaikan dengan benar.
"Terus tantangan yang aku dapet tuh gimana cara aku pronounce language tagalog dengan baik dan benar karena bisa misleading gitu kan kalo misalnya cara bacanya gak sesuai," katanya.
Tak hanya soal pengucapan, Aruma juga harus menemukan cara untuk menyampaikan emosi lagu dalam bahasa yang belum sepenuhnya ia pahami.
"Dan gimana caranya tuh cara masukin emosi ke dalam bahasa yang gak aku pahami juga, jadi itu challenge nya buat aku," lanjutnya.
Meski hadir dalam bahasa berbeda, Aruma menilai makna Cendana tetap relevan secara universal. Lagu tersebut menggambarkan pergulatan seseorang saat menghadapi hubungan yang tidak sehat dan kebingungan untuk bertahan atau melepaskan.
"Terus mungkin kalo untuk makna dari cendana sendiri itu adalah secara universal bisa dikaitkan sama love life tapi juga bisa dikaitkan sama how we face toxic relationships, even pertemanan juga atau misalkan keluarga atau apapun itu, dan kebingungan apakah kita harus let go of the person or not," tuturnya.
(dar/dar)











































