Ekspektasi Aruma Tembus 30 Juta Lebih Stream, Relate ke Banyak Telinga
Pencapaian itu ternyata bikin Aruma sendiri sampai gak percaya. Ia mengaku sempat berkali-kali refresh angka streaming karena merasa semuanya seperti mimpi.
"Jujur, aku sampai nge-refresh berkali-kali karena nggak percaya. 30 juta? Itu angka yang bahkan nggak pernah aku bayangkan waktu pertama kali masuk studio rekaman. Aku ingat waktu Muak mulai didengar banyak orang, aku sudah merasa overwhelmed banget - dan sekarang Ekspektasi menyusul dengan pencapaian yang luar biasa kayak gini," ujar Aruma dalam siaran persnya.
"Rasanya campur aduk, antara nggak percaya, terharu, dan yang paling dominan adalah rasa syukur. Ini bukan cuma tentang aku - ini tentang semua orang yang mau meluangkan waktu buat dengerin dan ngerasain lagu ini bareng," katanya lagi.
Menurut Aruma, salah satu alasan lagu ini terasa dekat di hati pendengar karena ceritanya relate banget sama kehidupan banyak orang. Tema soal ekspektasi dalam hubungan dianggap jujur dan gak dibuat-buat.
"Mungkin karena lagu ini nggak berpura-pura. Ekspektasi yang terlalu tinggi dalam hubungan - itu pengalaman yang hampir semua orang pernah rasakan, tapi jarang diungkap dengan jujur. Aku pikir ketika pendengar merasa 'eh ini gue banget', di situlah lagu punya alasan untuk terus diputar."
"Ditambah kehadiran Kak Raim yang suaranya punya warna tersendiri - dua sudut pandang dalam satu lagu membuat ceritanya jadi lebih utuh. Aku nggak mau mengklaim ini karena kehebatan kami - lebih ke... lagu ini kebetulan datang di waktu yang tepat untuk banyak orang," lanjutnya.
Aruma juga membagikan cerita menarik di balik proses kreatif lagu tersebut. Awalnya, Ekspektasi hanya berisi sudut pandang perempuan. Namun semuanya berubah saat Raim Laode ikut masuk dan menambahkan perspektif laki-laki.
"Yang paling berkesan itu pas bikin, pas aku dapetin lirik dari Bang Raim. Awalnya lagunya cuma POV ceweknya doang, terus pas Bang Raim kasih POV cowoknya tuh jadi sesuatu yang baru dan berbeda dari lagu sebelumnya. Jadi kayak bagaimana rasanya wanita berekspektasi, lalu dibalas dengan laki-laki yang juga berusaha untuk realistis," jelas Aruma.
Buat Aruma sendiri, lagu ini terasa sangat personal. Ia mengaku sebagai sosok perfeksionis yang sering punya harapan besar dalam banyak hal, termasuk hubungan.
"Kalau masalah personalnya mungkin sangat-sangat dekat dengan kehidupan aku, karena sebagai Virgo yang perfectionist yang ingin semuanya berjalan dengan lancar dan baik pasti punya ekspektasi yang besar terhadap banyak hal. Jadi ya, aku berusaha untuk menerima juga kekurangan-kekurangan yang ada di orang-orang terdekat aku, even kalau aku lagi ada relationship sama orang," tutupnya.
(dar/dar)











































