Round Up

Selamat Jalan, Donny Fattah Sang Legenda!

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Donny Fattah absen sejenak dari kegiatan God Bless.
Foto: Instagram God Bless
Jakarta - Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Bassist legendaris sekaligus salah satu pendiri band rock God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Donny Fattah mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Dia meninggal dalam usia 76 tahun.

Kepergian Donny Fattah diumumkan langsung melalui akun resmi God Bless di media sosial. Dalam unggahan tersebut, para personel menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya sosok yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung permainan bass band legendaris itu.

Lahir dengan nama Jidon Patta Onda Gagola pada 24 September 1949, Donny Fattah merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah rock Indonesia. Ketertarikannya pada musik sudah tumbuh sejak remaja.

Perjalanannya bermusik membawa ia bergabung dengan berbagai grup, sebelum akhirnya ikut mendirikan God Bless pada awal 1970-an bersama sejumlah musisi yang kemudian menjadi legenda.

Di God Bless, Donny gak cuma seorang bassis yang mumpuni. Dia juga dikenal sebagai kreator yang ikut melahirkan sejumlah karya ikonik.

Lagu-lagu seperti Semut Hitam (1989), Anak Adam (1980), hingga Musisi (1990) menjadi bagian dari warisan musik rock Indonesia yang terus dikenang lintas generasi.

Selain berkarya bersama God Bless, Donny juga terlibat dalam berbagai proyek musik lain. Ia pernah memperkuat grup Gong 2000 serta berkontribusi dalam penggarapan album sejumlah penyanyi rock Indonesia, di antaranya Ikang Fawzi dan Nicky Astria.

Kehebatan Donny Fattah bahkan melintasi batas genre saat dirinya dipercaya memperkuat formasi raksasa Kantata Takwa pada tahun 1990 bersama Setiawan Djody.

Meski sempat mengalami masa vakum yang panjang, kesetiaannya terhadap musik tidak pernah luntur sedikit hingga ia memutuskan untuk bangkit kembali demi menghidupkan kembali kejayaan God Bless.

Bersama para sahabat setianya, yaitu Ian Antono dan Achmad Albar, ia sepakat untuk tetap mengibarkan bendera God Bless melalui formasi baru sejak tahun 2002.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya diketahui menurun akibat komplikasi penyakit serius, termasuk sarcopenia atau penurunan massa otot, penyumbatan vaskular, serta gangguan autoimun.

Meski demikian, kecintaannya pada musik tidak pernah surut dan panggung tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya.

(aay/mau)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO