Eks Idol Spill Ada Sugar Daddy di Kalangan Artis K-Pop

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Jang Hyo Gyeong
Foto: Dok.Hyokeyyy/ Instagram
Jakarta - Beberapa tahun lalu media Korea Selatan sempat heboh memberitakan 'sponsor', sosok di balik layar yang selalu memberikan dukungan finansial bawah tangan ke grup atau member idola K-Pop tertentu. Isu itu makin ditegaskan oleh seorang mantan idol bernama Jang Hyo Gyeong.

Lewat sebuah video YouTube-nya berjudul 'As an Ex-Kpop Idol, Let's Talk About 'Sugar Daddies' (sebagai seorang eks idol, ayo bahas sugar daddies') dia menjelaskan hal ini. Menurut pengalamannya saat masih aktif jadi idol, dia pernah menyaksikan hal-hal yang di luar nurul.

"Aku gak ngomong soal agensi besar ya, mereka kan punya banyak uang buat investasi ke grup idolnya," tegas eks member grup Ariaz itu.

Sugar daddy dalam skena K-Pop dijelaskan olehnya terjadi di manajemen hiburan kecil. Perusahaan yang memang butuh banyak uang untuk memproduksi dan menjalankan bisnisnya, termasuk mendebutkan grup.

Jang Hyo Gyeong lanjut cerita, salah satu idol dari manajemen kecil lain yang dia tahu pernah pacaran dengan CEO perusahaan. Hubungan itu berjalan cukup santai meski jarak usia antara mereka jauh banget.

"Makanya si idol itu selalu dapat part nyanyi lebih banyak dan jadi center grup, meski kemampuannya medioker. Gosip itu beredar luas di industri," kata dia.

Hubungan antara sugar daddy dan artis gak cuma terjadi di ranah idol. Mereka bahkan pacaran dengan trainee dan aktor/aktris pendatang baru juga.

Bahkan menurut Jang Hyo Gyeong, sugar daddy ini lebih aktif buat nyari pasangan aktor/aktris pendatang baru. Soalnya secara pendapatan, mereka lebih sulit buat dapat pemasukan aktif.

Sisi gelap lain agensi kecil juga di-spill Hyo Gyeong. Setelah debut sebagai member Ariaz, dia ditawari main film tapi harus melakukan adegan telanjang.

"Aku kan gak belajar akting untuk hanya melakukan hal itu saja," kata dia.

Kini Hyo Gyeong cabut sepenuhnya dari industri idol. Dia sekarang jadi pelatih vokal.

Grup Ariaz debut pada tahun 2019 lewat label RIsing Star Entertainment. Ini merupakan label yang dibentuk Star Empire, agensi yang mencetak grup populer di awal 2000an seperti Jewelry dan V.O.S, lalu Nine Muses dan ZE:A di era 2010an.


(aay/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO