The Intern: Petualangan Kakek Magang
EDITORIAL RATING
AUDIENCE RATING
Sinopsis:
Kim Ki-ho (legenda Korea Choi Min-sik) adalah seorang kakek-kakek yang kesepian. Istrinya sudah meninggal, anak dan cucunya tinggal di luar negeri. Ia mempunyai banyak waktu luang tapi tidak banyak kesibukan yang bisa ia lakukan.
Ketika sebuah up-and-coming fashion brand bernama Woo22 (dibaca Woo Two Two) membuka lowongan magang bagi para senior, Kim Ki-ho langsung berangkat untuk melamar.
Kim Ki-ho akhirnya diterima menjadi karyawan magang selama tiga bulan. Ia diminta untuk mengurusi CEO Woo22, Lee Sun-woo (Han So-hee), yang sama sekali tidak tertarik memiliki asisten yang sudah sepuh.
Hubungan mereka awalnya dingin dan tidak mulus. Sun-woo sungkan dengan Kim Ki-ho sementara Kim Ki-ho butuh sekali pekerjaan. Sebuah kesempatan akhirnya muncul dan Kim Ki-ho pun memutuskan menjadi sopir pribadi untuk Sun-woo.
Dari sini mereka berdua akhirnya belajar satu sama lain.
Review:
Kalau kamu merasa sinopsis film ini sangat familiar, kamu tidak salah. The Intern adalah sebuah remake berjudul sama dari film Nancy Meyers yang diperankan oleh Robert De Niro dan Anne Hathaway. Versi Korea ini ditulis ulang dan disutradarai oleh Kim Do-young yang kemarin sempat membuat banyak orang menangis melalui Once We Were Us.
The Intern (2026). Foto: Dok. Ist |
Pertanyaan terbesarnya tentu saja: apakah remake ini berhasil?
Versi Korea ini agaknya sangat setia dengan versi aslinya-poster filmnya saja bahkan sama persis. Tidak banyak yang diubah oleh Kim Do-young. Filmnya berjalan kurang lebih sama dengan film aslinya, bahkan urutan adegannya pun mirip.
Perbedaan besar yang diubah oleh Do-young adalah kehidupan pribadi Sun-woo. Di versi aslinya, karakter Anne Hathaway memiliki suami yang menjadi bapak rumah tangga demi mengurus anak tunggal mereka.
Baca juga: Whalefall: Ditelan Paus Hidup-Hidup |
Jules, karakter Hathaway, mempunyai beban personal yang agak lebih berat karena ia dipaksa oleh lingkungannya untuk bisa menyeimbangkan pekerjaannya dengan labelnya sebagai seorang ibu.
Di versi Korea ini Sun-woo memang memiliki suami, Kang Min-wook yang diperankan oleh Kang Tae-oh, tapi drama personal mereka tidak sebesar versi aslinya. Ada beberapa yang dipertahankan-seperti twist yang terjadi di menit-menit akhir dan juga nasib hubungan mereka-tapi ada juga yang diperbarui.
Dalam The Intern versi Korea ini, Sun-woo dan suaminya terlibat dalam argumen soal apakah mereka perlu punya anak. Yang juga berbeda jauh dari dengan versi aslinya adalah gambaran pertemanan Kim Ki-ho dengan karyawan-karyawan barunya.
The Intern (2026). Foto: Dok. Ist |
Versi Nancy Meyers agak lebih bandel dan lebih "bro". Karakter Robert De Niro digambarkan begitu akrab dengan karyawan lain, bahkan ia sampai membiarkan salah satunya tinggal di rumahnya. Di versi ini tetap ada sub-plot pertemanan tapi tidak seramai versi aslinya.
Sebenarnya tidak adil membandingkan sebuah remake dengan versi aslinya. Tapi perbandingan ini tidak terelakkan karena The Intern memutuskan untuk setia dengan film aslinya yang usianya baru belum terlalu tua-The Intern versi Meyers dirilis tahun 2015 dan sering muncul di layanan streaming.
Banyak sekali adegan film aslinya yang nyangkut di kepala. Tapi mungkin kalau ada kritikan terbesar terhadap film ini adalah kenyataan bahwa versi Korea ini belum mampu mengungguli rasa hangat yang ditawarkan dari film pertamanya.
The Intern sebagai film bukanlah film yang terlalu spesial. Bahkan untuk ukuran film Nancy Meyers, ini bukan karya terbaiknya. Tapi film tersebut berhasil membekas di ingatan saya karena chemistry Robert de Niro dan Anne Hathaway yang sangat berhasil.
Mereka meyakinkan saya bahwa hubungan platonik antara kakek-kakek kesepian dengan perempuan muda yang juga kesepian bisa menjadi salah satu tontonan yang asyik. The Intern versi Korea belum berhasil memberikan ini.
The Intern (2026). Foto: Dok. Ist |
Choi Min-sik dan Han So-hee tidak jelek-mereka mempunyai chemistry yang cukupan. Tapi penampilan mereka kalah jauh dengan versi aslinya sehingga film ini terasa seperti déjà vu yang tidak perlu.
Kalau kamu belum pernah menonton film aslinya, saya yakin kamu akan menikmati duet Choi Min-sik dan Han So-hee di film ini-terutama ketika mereka joget dengan lagu populer dari Aespa.
Tapi kalau kamu sudah menonton film aslinya, sayangnya film ini tidak menawarkan sesuatu yang baru.
Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.



