Penonton Rekam Pentas Teater, Cate Blanchett Ngamuk

Asep Syaifullah
|
detikPop
Cate Blanchett tampil sebagai cameo dalam episode terakhir Squid Game Season 3.
Foto: dok. Netflix
Jakarta - Aktris papan atas pemenang Piala Oscar, Cate Blanchett, baru-baru ini menunjukkan ketegasannya saat berlaga di panggung teater London.

Usai menyelesaikan penampilannya dalam lakon teater Electra/Persona di Lyttelton Theatre, National Theatre, London, Blanchett menggunakan momen curtain call untuk menyampaikan pesan menohok kepada para penonton.

Aktris berusia 57 tahun tersebut meminta penonton untuk menghentikan kebiasaan merekam jalannya pertunjukan dengan ponsel pintar mereka. Dengan nada tenang namun sarat penekanan, Blanchett mengingatkan pentingnya menjaga etika menonton teater dan menghormati pengalaman orang lain.

Momen tersebut terjadi tepat saat jajaran pemain berdiri di depan panggung untuk menerima tepuk tangan penonton. Masih mengenakan kostum panggungnya, Bintag film TΓ‘r itu melangkah ke depan dan menyapa audiens secara langsung.

Di hadapan ratusan penonton yang memadati ruangan, Cate Blanchett menegaskan bahwa teater adalah salah satu ruang publik langka yang tersisa di mana orang-orang bisa saling terhubung secara nyata tanpa ponsel.

"Hanya ada sedikit tempat di planet ini di mana kita bisa benar-benar berkumpul bersama dan hadir secara utuh (be present)," ujar Cate Blanchett dari atas panggung, yang disambut keheningan audiens.

Ia mengaku memahami jika penonton ingin mengabadikan momen sesaat ketika pementasan telah usai. Namun, merekam proses pertunjukan saat aktor sedang berakting di panggung adalah hal yang berbeda dan mengganggu.

"Saya mengerti kalian suka merekam sesi curtain call, dan sejujurnya itu terasa menyanjung. Namun, bagi siapa pun yang merekam jalannya pertunjukan, tolong jangan lakukan itu," tegasnya.

Blanchett menambahkan bahwa rekaman ilegal yang diunggah ke media sosial tidak hanya melanggar etika, tetapi juga merusak kejutan (spoiler) bagi calon penonton lainnya.

"Tindakan tersebut merusak kejutan dan pengalaman bagi penonton berikutnya yang datang untuk menikmati pertunjukan bersama kami. Jadi, terima kasih banyak," pungkas sang aktris yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari audiens.

Video pernyataan Blanchett tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan mendapat dukungan masif dari sesama seniman peran serta komunitas pecinta teater global.

Isu penggunaan ponsel pintar dan perekaman tanpa izin memang menjadi persoalan kronis yang kerap dikeluhkan oleh para pelaku seni teater dalam beberapa tahun terakhir.

Adapun pementasan Electra/Persona yang sedang dijalani Cate Blanchett merupakan sebuah produksi teater ambisius yang disutradarai dan ditulis oleh Benedict Andrews.

Pertunjukan ini menggabungkan dua naskah besar dari era berbeda: tragedi Yunani kuno karya Sophocles (Electra) dan film drama psikologis klasik karya Ingmar Bergman pada 1966 (Persona).

Salah satu daya tarik utama dari pementasan ini adalah konsep pertunjukannya yang tidak biasa. Cate Blanchett tampil beradu akting dengan aktris ternama asal Jerman, Nina Hoss. Uniknya, peran yang dimainkan oleh kedua aktris tersebut tidak diplot sejak awal.

Di setiap awal pertunjukan, pembagian peran di antara mereka ditentukan secara langsung melalui lemparan koin di atas panggung. Siapa yang memainkan karakter Elektra/Elisabeth atau Klytaimnestra/Alma benar-benar bergantung pada hasil lemparan koin malam itu.

Pementasan Electra/Persona sendiri dijadwalkan terus berlangsung di Lyttelton Theatre, London, hingga 10 Oktober 2026. aksi tegas Cate Blanchett ini diharapkan menjadi pengingat bagi publik untuk tetap menjaga etika dan menghargai nilai dari sebuah seni pertunjukan langsung.

(ass/dar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO