Macklemore Didukung Rekan Musisi, Melissa Barrera: Kok Dulu Gue Gak?
Sebelum heboh Macklemore, kita sudah lebih dulu dihebohkan dengan tindakan Melissa Barrera yang membuatnya terpaksa dipecat dari Scream setelah menyuarakan dukungannya di media sosial.
Kini ia pun turut memberikan tanggapan atas apa yang menimpa Macklemore setelah mengalami hal yang hampir serupa dengannya. Aktris asal Meksiko itu mengaku kagum dengan solideritas yang dilakukan rekan-rekan musisi.
"Indah banget melihat apa yang dilakukan Finneas dan band serta semua musisi pembuka konser tersebut untuk mendukung Macklemore," ungkapnya dilansir dari AP.
"Hal ini bikin perasaan aku campur aduk. Ya seperti yang kalian tahu, aku gak dapat (dukungan kayak gini) waktu dulu. Gak ada hal kayak gini dan semuanya terjadi begitu cepat, orang-orang juga pada takut semua."
"Tapi bagus sih melihat perubahannya setelah 3 tahun, ya seenggaknya udah ada perubahan," paparnya.
Momen Macklemore Manggung Bawa Bendera Palestina Foto: Macklemore/ Instagram |
Gak cuma melakukan seruan Free Palestine dari atas panggung, Macklemore juga memberikan aksi nyata berupa donasi sebesar 1 juta USD atau sekitar Rp 17,8 miliar melalui enam organisasi di antaranya Medical Aid for Palestinians, Palestine Children's Relief Fund (PCRF), Anera, serta badan pengungsi PBB, UNRWA.
Para pimpinan lembaga tersebut menilai langkah Macklemore berhasil membuka kembali sorotan terhadap kondisi darurat yang dialami warga di Gaza.
Pelaksana Tugas CEO Anera, Alicia Phillips Mandaville, membeberkan beratnya kondisi pengungsi dan trauma mendalam yang terus dialami anak-anak akibat konflik.
"Meskipun kita tidak melihat bom jatuh setiap malam, puing-puing kehancuran masih ada di sana. Anak-anak yang mengalami trauma berat pun hingga kini masih merasakan trauma tersebut," kata Alicia Phillips Mandaville.
Direktur Keterlibatan Strategis PCRF, Tareq Hailat, menyatakan pihaknya masih menerima panggilan darurat dari warga di Gaza secara terus-menerus.
"Ada anggapan gencatan senjata tengah berjalan, padahal kenyataannya tidak demikian. Korban anak-anak terus bertambah setiap hari, tim relawan kami di lapangan senantiasa menghadapi bahaya, dan ada warga yang membutuhkan pasokan pangan. Sorotan publik melalui donasi ini sangat luar biasa bagi kami," tutur Tareq Hailat.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan

