Totalitas 6 Aktor demi Peran Sampai Nyiksa Badan
Namun, bagi sebagian aktor papan atas, seni peran adalah sebuah bentuk dedikasi tingkat tinggi yang menuntut pengorbanan fisik maupun mental secara ekstrem.
Mereka tidak hanya menghafal dialog, tetapi benar-benar melebur ke dalam jiwa dan raga sang karakter-bahkan terkadang hingga membahayakan kesehatan mereka sendiri.
Berikut adalah 6 aktor yang paling nekat melakukan hal-hal ekstrem demi masuk ke dalam karakter film mereka:
1. Christian Bale - The Machinist (2004)
potongan film the machinist Foto: dok istimewa |
Christian Bale sudah lama dikenal sebagai bunglon perfilman berkat perubahan fisik-peran yang kerap bikin penonton geleng-geleng kepala. Namun, transformasi paling berbahaya yang pernah ia lakukan terjadi saat membintangi The Machinist.
Ia berperan sebagai Trevor Rezick, seorang mekanik yang menderita insomnia parah hingga tubuhnya kurus kering.
Demi mencapai visual tersebut, Bale secara drastis memangkas bobot tubuhnya hingga turun sekitar 27 kilogram, menyisakan berat badan hanya sekitar 54 kg saja.
Selama berbulan-bulan, ia menjalani diet ekstrem yang hanya berisi air putih, kopi hitam, serta sebutir apel atau sekaleng ikan tuna per hari. Penampilan kerempengnya sempat membuat para kru film khawatir karena kondisi fisiknya sudah berada di ambang batas kewajaran.
2. Daniel Day-Lewis - My Left Foot (1989) & Lincoln (2012)
Cuplikan adegan Daniel Day-Lewis di My Left Foot (1989). Foto: Dok. Ist |
Dikenal sebagai salah satu method actor paling intens di generasinya, Daniel Day-Lewis tidak pernah setengah-setengah dalam menghidupkan sebuah karakter.
Ketika memerankan Christy Brown-seorang pria pengidap cerebral palsy yang hanya bisa menggerakkan kaki kirinya-dalam film My Left Foot, Day-Lewis menolak keluar dari karakter selama proses syuting berlangsung.
Ia terus-menerus duduk di kursi roda, membiarkan kru menyuapinya, bahkan meminta agar dirinya digendong ke mana-mana agar ia bisa merasakan langsung beban hidup karakter tersebut secara nyata.
Pendekatan ekstrem serupa juga ia ulangi saat membintangi Lincoln. Ia meminta seluruh kru, pemain, hingga sutradara untuk memanggilnya "Mr. President" di dalam maupun di luar lokasi syuting.
3. Heath Ledger - The Dark Knight (2008)
Heath Ledger dari instagram. Foto: Dok. Instagram |
Penampilan Heath Ledger sebagai sang villain ikonik, Joker, diakui sebagai salah satu pencapaian akting terbaik sepanjang sejarah perfilman modern. Namun, di balik mahakarya tersebut tersimpan proses persiapan yang sangat melelahkan secara psikologis.
Untuk memunculkan gelagat psikopat yang anarkis, dingin, dan tak kenal takut, Ledger memutuskan untuk mengisolasi dirinya secara total di sebuah kamar hotel di London selama enam minggu penuh.
Selama masa pengasingan tersebut, ia menulis sebuah buku harian khusus dari sudut pandang sang Joker, bereksperimen dengan nada suara, tawa khas yang menyeramkan, serta bahasa tubuh yang tidak stabil.
Keputusannya ini diakui sempat memberikan beban mental yang berat bagi dirinya menjelang akhir hayatnya.
4. Leonardo DiCaprio - The Revenant (2015)
The Revenant (2015). Foto: Dok. Ist |
Demi meraih piala Oscar pertamanya, Leonardo DiCaprio benar-benar membiarkan alam liar "menyiksanya" tanpa rekam jejak CGI yang berlebihan.
Dalam film besutan Alejandro G. IΓ±Γ‘rritu ini, DiCaprio berperan sebagai Hugh Glass, seorang penjelajah abad ke-19 yang terluka parah dan berjuang hidup mati di tengah musim dingin ekstrem.
Alih-alih menggunakan properti palsu yang nyaman di dalam studio, DiCaprio rela berenang melewati sungai bersalju yang membeku, tidur di dalam bangkai hewan sungguhan demi kehangatan buatan, serta memakan daging hati bison mentah di depan kamera secara langsung.
Rasa jijik dan kedinginan yang terlihat di wajahnya saat itu adalah reaksi fisik yang benar-benar nyata.
5. Charlize Theron - Monster (2003)
Charlize Theron dalam film Monster (2003). Foto: Dok. Ist |
Transformasi Charlize Theron dalam film Monster membuktikan bahwa kecantikan paras seorang bintang Hollywood bisa disulap secara total demi seni. Memerankan kisah nyata pembunuh berantai wanita pertama di Amerika Serikat, Aileen Wuornos, Theron menolak mentah-mentah penggunaan fat suit atau pakaian gemuk artifisial.
Ia memilih untuk menaikkan berat badannya hingga hampir 14 kilogram dengan cara melahap makanan cepat saji secara konstan.
Selain itu, ia juga mengenakan gigi palsu khusus, mencukur alisnya hingga tipis, serta merias wajahnya sedemikian rupa agar kulitnya tampak kasar, rusak, dan menua akibat paparan cuaca keras. Totalitas luar biasa ini sukses membawanya meraih Piala Oscar untuk Aktris Terbaik.
6. Shia LaBeouf - Fury (2014)
Shia Labeouf dalam film Fury Foto: Dok. Ist |
Bicara soal komitmen radikal, Shia LaBeouf membawa metode akting ke level yang kerap memicu perdebatan sengit. Dalam film perang dunia kedua berjudul Fury, ia berperan sebagai seorang prajurit tank Amerika Serikat bernama Boyd "Bible" Swan.
Demi menyelami rasa sakit, kotor, dan tertekannya kehidupan seorang tentara di garis depan medan perang, LaBeouf dilaporkan menolak untuk mandi selama berminggu-minggu selama proses syuting berlangsung agar aroma tubuhnya benar-benar mencerminkan kondisi prajurit lapangan yang kotor.
Tak hanya itu, ia bahkan rela mencabut giginya sendiri demi mendalami luka fisik karakternya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan






