Andrew Garfield Ingin Tinggalkan Hollywood
Dalam sebuah wawancara dengan Variety, Garfield menceritakan dorongan untuk pensiun atau berhenti sejenak dari industri hiburan muncul secara terus-menerus.
Setelah menyelesaikan jadwal syuting yang sangat padat selama satu tahun penuh, ia merasa merindukan ketenangan.
"Saya sudah banyak bekerja tahun ini, menjalani proyek berturut-turut selama sekitar 11 hingga 12 bulan. Saya ingin orang-orang melihat proyek tersebut, jadi saya harus melakukan promosi. Saya paham hal itu," ujar Garfield.
Baca juga: Totalitas Para Aktor Demi Karakter di Film |
"Namun jika saya bisa memilih sesuai keinginan hati, saya hanya ingin orang-orang menonton karya saya, sementara saya pergi memahat kayu di pedesaan Somerset dan memikirkan apa yang sedang dilakukan burung-burung di sana," lanjutnya.
Pernyataan Garfield mengenai keinginannya hidup tenang di pedesaan beriringan dengan pengakuannya tentang keterbatasan kontrol diri terhadap teknologi.
Meski tidak memiliki akun media sosial publik, aktor berusia 43 tahun ini mengaku memiliki akun Instagram rahasia yang privat.
Ia mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap durasi penggunaan ponsel (screen time) yang sangat tinggi.
"Saya sama kecanduannya dengan orang lain. Notifikasi waktu layar saya terasa mengerikan... Rasanya seperti saya telah memberikan semua jam-jam itu untuk sesuatu yang sia-sia. Sungguh menyebalkan karena kita tidak memiliki kontrol atas impuls ini sebagaimana mestinya, dan itu memang dirancang seperti itu."
Garfield sering menghabiskan waktu di aplikasi tersebut untuk melihat konten kerajinan kayu atau keramik tradisional Jepang.
Menurutnya, dorongan untuk melempar ponsel ke laut atau meninggalkannya di ruangan lain adalah sesuatu yang dirasakan banyak orang di era modern.
Pandangan hidup Garfield yang merindukan alam dan kesederhanaan sejalan dengan proyek film terbarunya, The Magic Faraway Tree (diadaptasi dari buku Enid Blyton). Di film fantasy tersebut, ia beradu akting dengan Claire Foy.
Melalui film ini, Garfield berharap penonton dapat sejenak meletakkan gawai mereka dan kembali terhubung dengan alam sekitar serta orang-orang terdekat.
"Saya pikir orang-orang saat ini sangat merindukan koneksi, komunitas, serta dorongan untuk terhubung kembali dengan bumi dan satu sama lain," jelas Garfield mengenai alasan tertarik membintangi film tersebut.
Meski sering memikirkan untuk mundur dari dunia akting, bakat Garfield terus mendapat pujian dari rekan sejawatnya.
Aktris Monica Barbaro, yang menjadi lawan mainnya dalam film biopik mendatang tentang OpenAI (Artificial), baru-baru ini menyebut Garfield sebagai "salah satu aktor terbaik di generasi kita".
