A New Dawn: Kembang Api Penyelamat

Candra Aditya
|
detikPop

EDITORIAL RATING

4/5

AUDIENCE RATING

-
A New Dawn (2026).

Sinopsis:

Di sebuah desa kecil bernama Niura, Keitaro Obinata (disuarakan oleh Riku Hagiwara) memilih untuk tinggal di rumah keluarganya sendirian demi menjaga memori. Atau mungkin ia menjaga sejarah terakhir keluarganya.

Obinata, keluarganya, adalah pengrajin kembang api yang konon sempat menjadi atraksi utama kota kecil itu. Ada masa dimana semua orang hadir untuk menyaksikan kemegahannya.

Tapi sekarang semuanya menjadi kenangan. Ayahnya (disuarakan oleh Takashi Okabe) menghilang tanpa jejak setelah pabrik kembang apinya tutup.

Sementara kakaknya Sentaro yang dipanggil Chicchi (disuarakan oleh Miyu Irino) sekarang bekerja sebagai PNS. Temannya, Kaoru (disuarakan oleh Kotone Furukawa), juga sekarang memilih tinggal di Tokyo.

Ketika rumah keluarga Obinata mendapatkan peringatan terakhir dari pemerintah daerah bahwa beberapa hari lagi rumah itu akan dihancurkan, Chicchi menemui Kaoru untuk kembali ke Niura.

A New Dawn (2026).A New Dawn (2026). Foto: Dok. Ist

Harapannya agar mereka bisa berkumpul bersama lagi di rumah penuh kenangan tersebut. Atau mungkin mereka bisa menyalakan kembang api pamungkas Keluarga Obinata yang diberi nama Shuhari.

Review:

A New Dawn adalah sebuah film animasi panjang pertama dari Yoshitoshi Shinomiya yang pernah bekerja sama dengan maestro animasi jepang, Makoto Shinkai. Ia pernah bekerja sebagai background artist untuk Children Who Chase Lost Voices dan The Garden Words.

Yoshitoshi Shinomiya juga merupakan key animator untuk film legendaris Your Name yang menjadi favorit semua orang. Film debutnya ini memang bukan sebuah karya yang sempurna tapi ia sangat menjanjikan.

Dari segi plot, film ini sangat sederhana. A New Dawn rasanya seperti sebuah arthouse tentang karakter-karakter yang stuck dalam sebuah memori. Dalam 76 menit, karakter-karakternya berbicara tentang masa lalu dan momen-momen bahagia mereka.

Masa lalu dan masa kini kadang bercampur dalam satu sekuens tanpa aba-aba. Dreamlike quality ini membuat A New Dawn menjadi agak sedikit butuh konsentrasi.

Yoshitoshi Shinomiya sepertinya ingin menjelaskan tentang efek modernisasi terhadap sebuah desa. Film ini dibuka dengan sebuah gambaran desa yang begitu asri dan estetik lalu diakhir dengan lanskap kota yang penuh hiruk pikuk.

Tapi karena karakter-karakter dalam A New Dawn kurang dilukis dengan karakteristik yang ajeg, pesan itu seperti agak menguap. Ada banyak hal yang terasa penting-seperti profesi Kaoru sebagai mapping artist-tapi tidak dielaborasi lebih lanjut.

Tapi bahkan dengan cara bertuturnya yang agak sedikit lamban, film ini jauh dari kata buruk. Malah bisa dibilang A New Dawn adalah sebuah tontonan paling fresh tahun ini.

A New Dawn (2026).A New Dawn (2026). Foto: Dok. Ist

Saya jarang menyaksikan film animasi Jepang tapi saya tahu visual A New Dawn sangat tidak biasa. Yoshitoshi Shinomiya mempersembahkan film ini dengan gaya visual yang sangat spesifik, mau tidak mau semua penonton akan tenggelam ke dalam dunianya.

Estetik visualnya yang mirip dengan cat air membuat A New Dawn langsung mencuri perhatian. Rasanya tidak seperti anime kebanyakan.

Warna-warna pastel yang hadir di layar efektif untuk menciptakan efek nostalgia. Saya tidak tahu apakah Niura adalah desa beneran atau fiksi tapi yang jelas film ini sukses untuk membuat saya merindukan tempat tersebut.

A New Dawn (2026).A New Dawn (2026). Foto: Dok. Ist

Yoshitoshi Shinomiya rajin bermain-main sepanjang film. Tidak hanya ia bermain-main dengan kontras-kehadiran puluhan solar panel di tengah-tengah hutan-ia juga bermain-main dengan medium.

Dalam sebuah momen saat salah satu karakternya mabuk, Yoshitoshi Shinomiya menghadirkan adegan stop-motion yang membuat film ini terasa spesial. Dan ketika kembang api itu akhirnya benar-benar muncul, A New Dawn berhasil membisu saya.

A New Dawn jelas bukan untuk semua orang. Tapi kalau kamu ingin merasakan sesuatu yang berbeda, film ini sangat layak untuk ditonton.

Satu hal yang jelas, nama Yoshitoshi Shinomiya akan menjadi salah satu nama yang akan saya nantikan karya-karya berikutnya.

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.


TAGS


MOVIE LAINNYA

SHOW MORE