The Love Hypothesis: Pura-Pura Pacaran Dengan Dosen Killer
EDITORIAL RATING
AUDIENCE RATING
Sinopsis:
Olive (Lili Reinhart) adalah seorang mahasiswa PhD yang menganggap Anh (Rachel Marsh) sebagai dunianya. Olive sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini.
Ketika suatu hari Anh menyeretnya ke rumah keluarga Anh untuk merayakan Natal bersama, Olive langsung menganggapnya sebagai keluarga barunya. Olive diam-diam naksir dengan Jeremy (Nicholas Duvernay).
Tapi ketika ia tahu bahwa Jeremy naksir Anh, Olive memilih untuk melakukan berbagai atraksi kebohongan untuk memberikan Anh kebahagiaan yang layak.
Salah satu atraksi kebohongan yang ia lakukan adalah dengan berpura-pura kencan dengan Dr. Adam Carlsen (Tom Bateman).
Adam Carlsen yang terkenal karena reputasinya yang menyeramkan, kaget seorang Olive melakukan hal yang nekat itu.
Olive menjelaskan secara singkat kenapa dia perlu pura-pura punya pacar demi kebahagiaan Anh. Tapi ternyata Adam punya proposal yang menarik. Adam perlu punya pacar di Stanford agar atasannya melihat bahwa ia berkomitmen di kampus ini.
The Love Hypothesis (2026). Foto: Dok. Prime Video |
Kalau ia terlihat punya pacar, bisa jadi Adam mendapatkan dana yang ia butuhkan untuk keperluan penelitiannya.
Maka dimulailah misi pura-pura pacaran demi kepentingan mereka masing-masing. Dan tentu saja dalam perjalanannya, Olive dan Adam akan menyadari bahwa kepura-puraan ini akan menjadi rasa yang nyata.
Review:
The Love Hypothesis tadinya adalah sebuah fan-fic Star Wars-antara Rey dan Kylo Ren-sebelum akhirnya mengubah penulis Ali Hazelwood sebagai penulis best-seller. Versi filmnya sendiri ditulis oleh Sarah Rothschild dan disutradarai oleh Claire Scanlon yang bertanggung jawab atas Set It Up, salah satu romantic comedy modern yang berhasil.
Meskipun film ini dipenuhi dengan berbagai trope film-film romcom yang legendaris-kalau kita mau menghindari kata klise-tapi semuanya berhasil dieksekusi dengan berhasil.
The Love Hypothesis (2026). Foto: Dok. Prime Video |
Dari trope pura-pura jadian sampai karakter dengan kepribadian yang sangat berseberangan, ternyata kalau ditulis dengan benar tetap menghasilkan sebuah kisah yang berhasil membuat penontonnya geregetan.
Plot seperti ini memang gampang ditebak. Kamu sebagai penonton bisa membayangkan apa yang akan dilalui oleh Olive dan Adam dari pertama kali mereka berkenalan.
Tapi karena dibuat dengan baik, The Love Hypothesis terasa menyegarkan dan penuh cinta. Saya sebagai penonton ikut senyum-senyum menyaksikan kedua karakter ini diam-diam mulai jatuh cinta.
Salah satu hal yang juga menarik dibahas di film ini adalah kenyataan sedikitnya perempuan di bidang ilmiah. Hadirnya Olive sebagai minoritas di bidang ini juga membuat kisah The Love Hypothesis menjadi agak sedikit punya daging.
Ketika The Love Hypothesis membawa klimaks film ini ke isu yang agak serius, film ini langsung terasa agak lebih punya statement dibandingkan film-film sejenis.
Seperti yang sering saya katakan: hidup dan matinya sebuah romcom ada di tangan pemainnya. Kalau pemainnya berhasil menjual percintaan yang ia tawarkan, bisa dipastikan film tersebut akan berhasil.
The Love Hypothesis (2026). Foto: Dok. Prime Video |
Beruntunglah The Love Hypothesis memiliki Lili Reinhart dan Tom Bateman karena kedua aktor tersebut berhasil menjual premis film ini dengan sangat baik. Tom Bateman sangat meyakinkan sebagai seorang profesor yang ditakuti mahasiswa.
Sementara Lili Reinhart memiliki kemampuan untuk tampil menggemaskan tapi di saat yang bersamaan terlihat meyakinkan sebagai seorang ilmuwan. Ketika keduanya dipaksa untuk pacaran, penonton bisa melihat bagaimana karakter mereka mulai perlahan jatuh cinta dengan satu sama lain.
Salah satu aspek dari novel The Love Hypothesis yang paling sering dibahas adalah bagaimana novel yang menggemaskan ini menyisakan sebuah bab yang tiba-tiba terasa eksplisit-terutama ketika menggambarkan kedua karakternya berhubungan untuk pertama kalinya.
Meskipun tidak seeksplisit yang dilakukan novelnya, film ini juga melakukan hal yang sama. Scanlon menampilkan adegan intim antara Olive dan Adam dengan lebih serius dibandingkan film sejenis. Informasi ini perlu kamu tahu sebelum memutuskan menonton film ini bersama anggota keluargamu.
The Love Hypothesis (2026). Foto: Dok. Prime Video |
Dengan cerita sederhana dan aktor yang mumpuni, The Love Hypothesis ternyata semakin mengukuhkan Claire Scanlon sebagai sutradara romcom andalan.
Bahkan kalau kamu bukan penggemar romcom, The Love Hypothesis mempunyai banyak amunisi untuk membuatmu jatuh cinta dengan kisah cinta Olive dan Adam. Dijamin awal minggumu akan terasa lebih berwarna daripada biasanya.
Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.




